POJOKSATU.id — Di tengah maraknya novel modern dan bacaan populer, karya sastra klasik tetap memiliki tempat istimewa di hati para pecinta buku.

Meski sebagian ditulis puluhan bahkan ratusan tahun lalu, banyak karya sastra klasik masih terasa relevan karena membahas persoalan hidup yang dekat dengan manusia, mulai dari cinta, ambisi, ketidakadilan, konflik sosial, hingga pencarian jati diri.

Tak sedikit pula karya sastra klasik yang menjadi rujukan penting bagi penulis, pelajar, hingga pecinta literasi karena kaya sudut pandang dan memiliki kualitas cerita yang kuat.

Baca Juga: 8 Tanaman Hidroponik yang Bisa Jadi Peluang Usaha, Cepat Panen dan Potensi Untung Menjanjikan

Bagi pembaca pemula, memilih buku klasik sering kali terasa membingungkan karena jumlahnya sangat banyak.

Berikut beberapa karya sastra klasik yang layak masuk daftar bacaan karena dinilai berpengaruh dan tetap menarik dibaca hingga sekarang.

1. Pride and Prejudice karya Jane Austen

Novel ini menjadi salah satu karya sastra klasik paling populer di dunia.

Ceritanya berfokus pada hubungan Elizabeth Bennet dan Mr. Darcy, tetapi di balik kisah romantis tersebut tersimpan kritik sosial tentang kelas, pernikahan, dan pandangan masyarakat.

Baca Juga: Heboh Ferdy Sambo Kuliah dari Penjara, Ternyata Napi Punya Hak Pendidikan Selama di Lapas

Gaya bahasa Jane Austen dikenal cerdas, ringan, dan penuh sindiran halus yang masih terasa relevan hingga kini.

2. Crime and Punishment karya Fyodor Dostoevsky

Bagi pembaca yang menyukai cerita psikologis, novel ini menjadi pilihan menarik.

Karya ini mengangkat pergulatan batin seorang mahasiswa bernama Raskolnikov yang terjebak dalam rasa bersalah setelah melakukan tindakan kriminal.

Novel ini membahas moralitas, keadilan, hingga konflik manusia dengan dirinya sendiri.

Baca Juga: Samsung Hentikan Penjualan TV dan Peralatan Rumah Tangga, Kalah Bersaing dengan Merek Lokal

3. Les Misérables karya Victor Hugo

Karya sastra klasik asal Prancis ini menghadirkan kisah perjuangan hidup, kemiskinan, pengampunan, dan ketidakadilan sosial melalui perjalanan hidup Jean Valjean.

Selain emosional, novel ini juga memberikan gambaran kondisi masyarakat dan hukum pada zamannya.

4. 1984 karya George Orwell

Meski terbit pada abad ke-20, 1984 telah menjadi salah satu novel klasik modern paling berpengaruh.

Novel ini mengangkat isu pengawasan, manipulasi informasi, dan kontrol kekuasaan.

Banyak pembaca menilai isi novel ini masih terasa relevan dengan perkembangan teknologi dan politik masa kini.

Baca Juga: Yusril Tegaskan Pemerintah Tak Pernah Larang Nobar Film ‘Pesta Babi’, Sebut Pembubaran Bukan Arahan Terpusat

5. The Great Gatsby karya F. Scott Fitzgerald

Novel ini menggambarkan kehidupan glamor masyarakat Amerika pada era 1920-an.

Namun di balik kemewahan tersebut tersimpan kisah tentang ambisi, cinta, kesepian, dan mimpi yang tidak selalu berakhir indah.

6. Don Quixote karya Miguel de Cervantes

Novel klasik ini dikenal sebagai salah satu karya sastra paling berpengaruh sepanjang masa.

Kisahnya mengikuti seorang pria yang terlalu larut dalam dunia ksatria hingga sulit membedakan kenyataan dan khayalan.

Meski sering dianggap lucu, cerita ini menyimpan refleksi mendalam tentang idealisme dan kehidupan.

Baca Juga: ISBI Bandung Ikut Tolak Pemutaran Film Pesta Babi di Kampus, Sebut Judul dan Isi Film Sensitif

7. The Odyssey karya Homer

Sebagai salah satu karya sastra tertua, The Odyssey menceritakan perjalanan panjang Odysseus untuk kembali ke rumah setelah perang Troya.

Cerita ini penuh petualangan, ujian hidup, dan simbol perjuangan manusia menghadapi tantangan.

8. Siti Nurbaya karya Marah Rusli

Dari Indonesia, Siti Nurbaya menjadi novel klasik yang banyak dikenal karena mengangkat konflik antara cinta dan adat istiadat.

Novel ini juga menggambarkan tekanan sosial yang dialami masyarakat pada masa kolonial.

Baca Juga: Menteri PU Dody Hanggodo Panggil Pulang ASN dari Inggris Usai Hina Program MBG

9. Salah Asuhan karya Abdoel Moeis

Novel ini membahas benturan budaya Timur dan Barat melalui kisah tokoh Hanafi.

Isu identitas, pendidikan, dan perubahan sosial menjadi tema kuat dalam cerita.

10. Belenggu karya Armijn Pane

Berbeda dari novel Indonesia pada zamannya, Belenggu menawarkan konflik psikologis yang kompleks dan mendalam.

Karya ini sering dianggap sebagai salah satu tonggak penting sastra modern Indonesia.

Baca Juga: Lu Biau

11. Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck karya Hamka

Novel ini menghadirkan kisah cinta tragis yang dibalut kritik terhadap adat dan perbedaan status sosial.

Gaya penulisan Hamka yang puitis membuat novel ini tetap banyak dibaca lintas generasi.

12. Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer

Novel pertama dalam Tetralogi Buru ini dianggap sebagai salah satu karya sastra Indonesia terbaik.

Baca Juga: Secara Konstitusional Jakarta Masih Ibu Kota RI Selama Keppres Belum Ditetapkan Presiden Prabowo

Ceritanya mengangkat isu kolonialisme, pendidikan, perjuangan, dan identitas bangsa.

Selain kuat secara cerita, novel ini juga memperlihatkan potret kehidupan masyarakat Hindia Belanda dengan detail.

Karya sastra klasik memang tidak selalu mudah dibaca, terutama karena gaya bahasa dan latar zamannya yang berbeda.

Baca Juga: FSGI Turut Tolak Final Ulang LCC 4 Pilar MPR, Insiden Serupa Pernah Terjadi, Peserta Bisa Jadi Korban Kebijakan

Namun, di balik itu semua, pembaca bisa menemukan pemikiran, emosi, dan refleksi kehidupan yang tetap terasa dekat hingga saat ini.

Bagi yang baru ingin mulai membaca sastra klasik, memilih karya dengan tema yang sesuai minat bisa menjadi langkah awal agar pengalaman membaca terasa lebih menyenangkan.***