POJOKSATU.ID, MEDAN - Bulan Ramadan menjadi berkah tersendiri bagi pedagang cemilan untuk berbuka puasa. Salah satunya adalah pedagang kue bika bakar, makanan khas minang yang akan dijumpai di Kota Medan.
Bika bakar dapat anda jumpai di kawasan Jalan Amaliun Medan. Kue satu ini terbuat dari bahan-bahan sederhana, seperti tepung beras dan kelapa.
Cara memasaknya juga sederhana, dengan dipanggang di dalam tungku menggunakan arang. Lalu, pada bagian atasnya diletakkan sabut kelapa yang dibakar.
Menurut pedagang kue bika bakar, Nurmalis, selama Ramadan dagangannya diminati masyarakat. Kebanyakan yang membeli untuk dijadikan santapan berbuka puasa.
"Kalau di Medan dikenalnya bika orang Padang. Bahannya dari tepung beras, kelapa, gula, garam, terus diaduk dengan air," ujar Nurmalis, Minggu (2/4/2023).
Saat mengadon, kue ini dilapisi dengan daun pisang, kemudian dipanggang dalam tungku.
"Setelah warna bagian atas berubah kecokelatan, tandanya kue bikanya udah matang," tambahnya
Kue manis dan gurih ini dijual seharga Rp 2.000/kue.
BACA JUGA: Aneka Puding Lezat di Syarah Kitchen, Menu Buka Puasa yang Menyegarkan dan Nyaman di Perut




