POJOKSATU.ID - Badan Gizi Nasional (BGN) mengimbau masyarakat yang menjadi korban penipuan terkait program Makan Bergizi yang diluncurkan untuk segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Pernyataan ini dikeluarkan menyusul terungkapnya kasus penipuan yang menimpa puluhan pengusaha katering di Jawa Timur.
Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Kombes Pol. Lalu Muhammad Iwan Mahardan, melalui keterangan persnya, menegaskan bahwa program makan bergizi yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto saat ini masih bertahap.
Modus penipuan yang mencatut nama Komando Distrik Militer (Kodim) 0809/Kediri tersebut murni tindakan kriminal.
Baca Juga: Dugaan Keracunan MBG Massal Hantui Makan Bergizi Gratis di Berbagai Pelosok Negeri
BGN menyatakan penyesalannya atas kejadian ini, menekankan bahwa program makan bergizi bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat dan tidak seharusnya dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Pihaknya meminta para korban untuk segera melapor agar kasus ini dapat diusut tuntas.
BGN juga menyatakan dukungan penuh terhadap upaya kepolisian dalam menangani kasus penipuan ini.
Lebih lanjut, BGN mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap berbagai penawaran mencurigakan yang mengatasnamakan program pemerintah.
Masyarakat diimbau untuk melakukan konfirmasi langsung kepada instansi terkait dan tidak terburu-buru menyerahkan uang tanpa adanya kejelasan dan prosedur resmi.
BGN juga menegaskan komitmennya untuk program makan bergizi, sebagai upaya membantu masyarakat dan mencegah terjadinya penyalahgunaan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
BGN meyakini bahwa program ini akan memberikan manfaat yang nyata jika dilaksanakan dengan benar dan tepat sasaran.***




