POJOKSATU.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah menetapkan tema debat perdana calon gubernur dan wakil gubernur untuk Pilkada Jakarta 2024.

Debat ini akan digelar pada Minggu, 6 Oktober 2024, pukul 19.00 WIB di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat. Tema yang diangkat adalah "Penguatan SDM dan Transformasi Jakarta Menjadi Kota Global."

Menurut Ketua Divisi Data dan Informasi KPU DKI Jakarta, Fahmi Zikrillah, debat tersebut akan berlangsung selama 150 menit, dengan 120 menit untuk sesi debat dan 30 menit untuk jeda iklan.

Fahmi juga menjelaskan bahwa ada tujuh panelis dari berbagai bidang yang akan terlibat, seperti ahli hukum, komunikasi, pakar politik, otonomi daerah, dan kebudayaan.

Baca Juga: Pidato Politik Ridwan Kamil-Suswono Usai Dapat No 1 di Jakarta, Pilkada yang Naik Kelas

"Untuk debat pertama temanya ‘Penguatan SDM dan Transformasi Jakarta Menjadi Kota Global’," ujar Fahmi.

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Jakarta, Astri Megatari, menjelaskan bahwa debat akan dibagi menjadi enam segmen, serupa dengan format debat Pilpres.

Namun, mekanisme debat Pilgub ini berbeda karena baik calon gubernur maupun wakil gubernur akan hadir bersama dalam setiap debat.

"Debatnya ini langsung, jadi dua-duanya akan langsung dihadirkan pada saat tiga kali debat itu," kata Astri.

Sebagai informasi, masa kampanye bagi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur telah dimulai sejak 25 September dan akan berakhir pada 23 November 2024, empat hari sebelum pemungutan suara.

Baca Juga: Usai Kalah di Jakarta, Masinton Pasaribu Akhirnya Ditetapkan KPU Maju Pilkada Bupati Tapteng

Pasangan calon yang sudah ditetapkan adalah Ridwan Kamil-Suswono, Pramono Anung-Rano Karno, dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana.

"Kami sudah menyelenggarakan rapat bersama dengan para TV penyelenggara, dan sudah ada tiga kali debat yang dijadwalkan. Jadi, untuk debat pertama, kami laksanakan tanggal 6 Oktober," jelas Astri kepada wartawan di kantor KPU DKI Jakarta.

Berikut jadwal lengkap debat Pilkada Jakarta 2024:

Baca Juga: Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Cipayung, Cagub DKI Jakarta Ridwan Kamil-Suswono Sowan ke Kediaman Juri Ardiantoro

  • 1. Debat pertama: Minggu, 6 Oktober 2024
  • 2. Debat kedua: Minggu, 27 Oktober 2024
  • 3. Debat ketiga: Minggu, 17 November 2024

Debat Perdana Pilkada Jakarta 2024

  • Tanggal: Minggu, 6 Oktober 2024
  • Lokasi: JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat
  • Waktu: Pukul 19.00-21.30 WIB

 Baca Juga: Soal Isu Gerakan Coblos 3 Paslon di Pilkada Jakarta 2024, Suswono: Sangat Tidak Arif Kalau Menyia nyiakan Kesempatan

  • Tema: Penguatan Sumber Daya Manusia dan Transformasi Jakarta menjadi Kota Global
  • Moderator: Ariyo Ardi dan Anissa Dasuki
  • Panelis: Gun Gun Heryanto, Beki Mardani, Siti Zuhro, Nurliah Nurdin, Ahsanul Minan, Didik Suharyanto, Andhyta Firselly Utami

Teknis Debat

Astri menyampaikan bahwa debat akan terdiri dari enam segmen. Segmen pertama diisi dengan pemaparan visi-misi. Segmen kedua dan ketiga akan melibatkan pertanyaan dari panelis, sementara segmen keempat dan kelima adalah sesi tanya jawab antar pasangan calon. Segmen terakhir akan digunakan untuk pernyataan penutup.

"Segmen pertama ini adalah pemaparan visi-misi. Lalu segmen kedua dan ketiga, para pasangan calon akan menjawab pertanyaan dari panelis. Kemudian di segmen empat dan lima adalah tanya jawab antar paslon, dan segmen enam adalah closing statement," jelas Astri.

Baca Juga: Heru Budi : Status Jakarta Masih Ibu Kota, Belum Pindah ke IKN

Debat ini akan melibatkan kedua calon, gubernur dan wakil gubernur, secara bersamaan, berbeda dengan debat Pilpres yang terpisah antara capres dan cawapres. KPU DKI Jakarta juga membatasi jumlah pendukung yang dibawa oleh masing-masing paslon.

Setiap pasangan calon hanya diperbolehkan membawa maksimal 105 pendukung, dengan ketentuan 75 orang pendukung dan 30 orang tim sukses.

Pendukung tidak diperbolehkan membawa atribut yang mengganggu dan hanya diperkenankan memakai atribut yang menempel di badan.

Baca Juga: Terungkap, Kang Emil Diperintah Prabowo Maju Pilkada Jakarta, Butuh Teknokrat Setelah Tak Jadi Ibu Kota

"Iya, sama seperti pada saat debat capres kemarin. Untuk pendukung kami batasi masing-masing paslon adalah 75 orang pendukung, dan untuk timses ada 30 orang, jadi totalnya 105 orang," pungkas Astri. ***


#Ikuti aplikasi berita [Pojok Satu] di Play Store dan App Store: [Android] dan [iOS] untuk mendapatkan informasi terbaru.