POJOKSATU.id - Bulan yang paling ditunggu oleh Umat Muslim Indonesia yakni Bulan Ramadhan segera tiba.
Namun pada Ramdhan 2026 ini lagi-lagi Indonesia diduga bakal mengelami perbedaan soal awal mulai puasa ramadhan antara Muhammadiyah dan Pemerintah.
Organisasi Muslim terbesar di Indonesia yakni Muhammadiyah telah mengumumkan tanggal mulai puasa ramadhan 2026 pada 18 Febuari 2026.
Baca Juga: Resmi! 2.248 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Bupati Kolut Ingatkan Disiplin dan Larangan Rangkap Jabatan
Namun Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag Thobib Al Asyhar mengatakan ada dugaan Indonesia mengalami perbedaan tanggal awal mulai puasa ramadhan.
"Dalam kalender Hijriah pemerintah dan beberapa ormas tertera awal Ramadan jatuh pada tanggal 19 Februari 2026."
"Namun untuk pemerintah tetap menunggu pelaksanaan isbat awal Ramadan 1447 H, yang insyaallah akan dilaksanakan pada 17 Februari 2026,".
Baca Juga: ASN dan PPPK Banten Diimbau Gabung Koperasi Desa Merah Putih, Ini Tujuannya!
Tegas Thobib Al Asyhar kepada pers, dikutip pojoksatu.id dari detiknews Minggu (11/1/2026).
Ia berpendapatk jika awal mula puasa bisa saja berbeda dengan tanggal Muhammadiyah, namun perbedaan ini sudah biasa dialami oleh seluruh masyarakat Indonesia dari bertahun-tahun.
"Di Indonesia hal ini sudah biasa terjadi. Namun, kami tetap mengimbau agar publik dapat mengikuti keputusan pemerintah," jelasnya.
Baca Juga: Resmi! 2.248 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Bupati Kolut Ingatkan Disiplin dan Larangan Rangkap Jabatan
Thobib juga mengatakan bahwa ia menghimbau agar masyarakat bisa tetap mengikuti pemerintah agar bisa mendapat kejelasan yang pasti mengenai awal mulai puasa ramadhan 2026.
Yang pasti Pemerintah akan menyelenggarakan sidang isbat pada tanggal 17 Febuari 2026.
Hal ini akan ditunggu oleh publik karena bulan ramadhan selalu ditunggu dengan suka cita oleh masyarakat Indonesia.***




