POJOKSATU.id, SUMUT - Sebagai bentuk doa, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi memberikan tepung tawar kepada tenaga perawat yang akan bekerja ke Negara Jepang, Jerman, dan Arab Saudi.

Pelepasan tenaga perawat ini merupakan lulusan Institut Kesehatan Deli Husada dan Medistra. Acara tersebut berlangsung di Aula Institut Kesehatan Medistra Lubukpakam, Deli Serdang, Senin (5/6/2023).

Dalam sambutannya, Gubernur Edy Rahmayadi menyebutkan, bahwa peluang untuk tenaga perawat bisa bekerja di luar negeri didukung dengan tingginya permintaan kepada Indonesia.

BACA JUGA: Gubernur Edy Rahmayadi Targetkan RSU Haji Punya Lima Tower Untuk Tingkatkan Pelayanan

Karakteristik tenaga kesehatan Indonesia ini banyak disukai oleh negara lain. Karena itu posisi penting tersebut menjadi potensi bagi Sumut dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul di bindang ini.

“Pendayagunaan perawat ke luar negeri ini merupakan kebijakan alternatif dalam rangka optimalisasi pemanfaatan perawat yang menjunjung azas saling menguntungkan, baik antara Indonesia dan negara lain yang menjadi mitra, maupun antara perawat Indonesia dengan pihak yang mendayagunakan,” sebut Gubernur Edy Rahmayadi, didampingi Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan, Kepala Dinas Kominfo Sumut Ilyas Sitorus dan Kadispora Baharuddin Siagian.

Dalam standar global, kata Gubernur, pendidikan keperawatan didasarkan pada beberapa kriteria atas dasar jenis kompetensi. Dan bentuk pendayagunaan perawat ke luar negeri bisa melalui kerja sama antarnegara seperti Indonesian Japan Economic Partnership (IJEPA), dalam kegiatan penempatan perawat sejak 2008 hingga sekarang.

BACA JUGA: Gubernur Edy Rahmayadi Ajak Lestarikan Warisan Budaya dan Bangun Candi Bahal di Paluta

“Ternyata perawat Indonesia di Jepang diakui sebagai tenaga kerja yang rajin, disiplin, berperilaku baik, bekerja dengan hati dan gigih dalam usaha untuk bisa menguasai bahasa negara tujuan,” katanya.

Kerja sama ini, lanjut Gubernur, terwujud dalam bentuk kegiatan pengembangan jenjang karir perawat, termasuk di dalamnya kurikulum modul pelatihan keperawatan. Karena itu, pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan ucapan selamat kepada 175 orang yang dinyatakan memenuhi syarat untuk bekerja di berbagai fasilitas kesehatan di Jepang, Jerman dan Arab Saudi.

Sementara itu, Rektor Institut Kesehatan Deli Husada Johannes Sembiring dan Rektor Institut Kesehatan Mdistra Lubukpakam Rahmad Gurusinga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran dan ucapan selamat dari Gubernur, atas program yang selama ini telah mereka jalankan guna melahirkan tenaga kerja kesehatan yang diterima di luar negeri. (TIK/pojoksatu)

BACA JUGA: Gubernur Edy Rahmayadi Sebut Realisasi Pendapatan Daerah Sumut 2022 Capai 101% atau Rp 12,594 Triliun