POJOKSATU.id, BANDUNG—Video penangkapan tersangka Taufik Hidayat (30) DPO kasus penganiayaan berat dan penyekapan korban Yuvita Tri Rezeki (29) beredar di media sosial.
Kondisi muka tersangka yang menyebabkan muka dan tubuh korban Yuvita hancur ini tak diapain polisi, mukanya mulus dan terlihat masih bisa senyum saat ditangkap.
“Nanti saya tanya kamu jawab ya,” kata polisi yang menangkap.
“Siap pak,” jawab Taufik yang duduk di bangku tengah.
Baca Juga: Bukan di Majalengka, Tersangka Taufik Hidayat Penyekap Yuvita Tri Ditangkap Polda di Majalaya
“Nama siapa,” ujar polisi berbaju merah.
“Taufik,” jawab Taufik.
“Taufik siapa,” tanya polisi perekam.
“Taufik Hidayat Pak,” ujar Taufik lagi.
“Alhamdulilah berkat Kanit Resmob Polda Jabar. Kita berhasil menangkap Taufik (Hidayat). Kita pertanggungjawabkan semua perbuatan. Kita geser ya ke Polda Jabar,” kata polisi perekam video.
Baca Juga: BREAKINGNEWS, Tersangka Taufik Hidayat Ditangkap di Majalengka, Gubernur KDM Ucapkan Terima Kasih
Tak lama kemudian, Taufik yang sudah berada di dalam mobil lalu diapit dua polisi di sisi kiri dan kanannya.
Tak lama kemudian, Taufik yang kelihatan rapi dan klimis dengan pangkas cepak ini lalu memakai topi pet di dalam mobil yang sebelumnya sudah ada kian di tangannya. Taufik lalu dibawa pakai mobil ke Polda Jabar.
Sebelumnya, tersangka Taufik Hidayat (30) penganiaya dan penyekap korban Yuvita Tri Rezeki (29) berhasil ditangkap Polda Jabar di Majalaya Bandung, Selasa (23/6/2026).
Informasi penangkapan Taufik Hidayat di Majalaya ini dibenarkan Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, Selasa (23/6/2026) malam.
Kombes Hendra menyebut Taufik ditangkap di wilayah hukum Polresta Bandung tepatnya di daerah Majalaya.
"Iya benar (Taufik Hidayat) telah ditangkap," ujarnya kepada wartawan.
Rencananya Polda bakal merilis penangkapan ini pada Rabu (24/6/2026) siang.
Sebelumnya, kabar penangkapan Taufik Hidayat tersangka penganiayaan Yuvita Tri Rezeki (29) ini disampaikan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi atau KDM.
Namun KDM menyebutkan bahwa Taufik ditangkap di wilayah Majalengka, bukan Majalaya.
Gubernur KDM mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Jabar dan jajarannya atas penangkapan ini.***




