POJOKSATU.id, BANDUNG—Beredar isu di media sosial bahwa pelaku tabrak lari Aiptu Asep Suhara, anggota Polrestabes Bandung, adalah oknum anggota TNI.

Menyikapi ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM memberikan komentar singkat. Dedi menyebut siapapun pelakunya harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Aiptu Asep Suhara, meninggal dalam perjalanan pulang ke rumahya usai bertugas di Polrestabes Bandung. Dia ditabrak dari belakang oleh pengemudi sedang hitam di Jalan Merdeka, Kota Bandung.

Menanggapi santernya isu di media sosial yang menyebutkan pelaku tabrak lari adalah oknum TNI, Dedi memberikan komentar ringkas.

Baca Juga: Pelaku Tabrak Lari Aiptu Asep Suhara di Jalan Merdeka Bandung Tenyata Remaja Pengendara Sedan Hitam

"Kita tak perlu menanggapi isu di media sosial. Saya meminta kepolisian melakukan langkah-langkah yang objektif. Artinya, siapa pun yang menjadi pelaku tindak pidana, ya, harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku dari kalangan mana pun," tegasnya saat mengunjungi keluarga Aiptu Asep, Senin (10/8).

Ia meminta jajaran Polrestabes Bandung untuk menangani kasus tersebut secara objektif.

Dia juga mengimbau bagi seluruh aparat penegak hukum untuk selalu waspada dan siaga dimanapun berada.

"Bagi seluruh aparat harus selalu waspada dan siaga. Kalau mengendarai kendaraan bermotor tak perlu sendiri, harus ada beberapa orang. Ternyata ada peristiwa lagi, bukan dibegal tapi ditabrak oleh orang dalam keadaan mabuk," kata Dedi seperti dilansir Facebook @Ayobandung.

Baca Juga: Bupati Bandung Murka Nakes Diduga Bully Pasien di Medsos, BKPSDM Diminta Beri Sanksi

Sebagai bentuk kepedulian, Dedi memastikan dirinya akan menanggung seluruh biaya pendidikan anak-anak mendiang Aiptu Asep Suhara. Ia berharap peristiwa serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.

"Nanti anak-anaknya biar saya yang urus sekolahnya, menjadi anak saya, biar nambah anak saya yang bersekolah. Karena ayahnya meninggal disebabkan menjalankan tugas atau karena faktor lain," ujar Dedi.

Aiptu Asep Suhara meninggalkan seorang istri dan empat orang anak.

Berita sebelumnya, Aiptu Asep Suhara personel Samapta Polrestabes Bandung tewas di lokasi usai menjadi korban tabrak lari di Jalan Merdeka Kota Bandung, Minggu dinihari (9/8).

Dari rekaman CCTV terlihat pengendara mobil sedan hitam menabrak motor milik Asep Suhara. Namun sopir ini tak bertanggung jawab dan meninggalkan begitu saja korban.

Asep Suhara ditabrak saat menjalankan tugas patroli Minggu dini hari 9 Agustus 2026.

"Almarhum Aiptu Asep Suhara meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas tabrak lari di Jalan Merdeka Kota Bandung saat sedang melaksanakan tugas," demikian caption dalam unggahan Instagram resmi Polrestabes Bandung dikutip Senin 10 Agustus 2026.

Polisi juga merilis video rekaman CCTV yang memperlihatkan pelaku tabrak lari yang mengakibatkan Aiptu Asep Suhara, meninggal saat bertugas patroli malam di Jalan Merdeka, Kota Bandung.

Dalam rekaman CCTV yang dirilis Humas Polda Jawa Barat, tampak pelaku mengendarai mobil sedan warna hitam. Mobil itu ditumpangi 4 orang diduga masih remaja.***