POJOKSATU.ID- Kapolres Puncak Jaya, AKBP Achmad Fauzan menyebut, situasi di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah sudah terkendali pasca bentrok yang terjadi antara pendukung Yuni Wonda-Mus Kagoya dan Miren Kogoya-Mendi Wonorengga, Kamis (5/6/2025).
AKBP Achmad Fauzan membenarkan jika bentrok antar pendukung Yuni Wonda-Mus Kagoya dan Miren Kogoya-Mendi Wonorengga kembali terjadi. Pun begitu, situasi kamtibmas di Puncak Jaya sekitar pukul 16.00 WIT sudah terkendali.
“Situasi sudah bisa terkendali, kedua kubu sudah menarik diri (ke) posko masing-masing,” kata AKBP Achmad Fauzan.
Baca Juga: Isi Pesan Khutbah Terakhir Ustad Yahya Waloni Saat Meninggal di Masjid Al Falah Makassar
Ditanya terkait korban dalam bentrok yang terjadi, AKBP Fauzan mengatakan pihak kepolisian masih melakukan pendataan di lapangan.
“Ada korban, kita masih kumpulkan data di lapangan,” ungkapnya dikutip seputar papua.
Sebelumnya, massa pendukung Yuni Wonda-Mus Kagoya dan Miren Kogoya-Mendi Wonorengga kembali terlibat bentrok Kamis pagi.
Akibatnya 2 orang tewas, 215 luka-luka, sementara 12 bangunan terbakar.
Aksi saling serang serang terjadi di beberapa lokasi di Kampung Karubate, Distrik Muara dan Kampung Pruleme, serta Kampung Usir, Distrik Mulia.
Awal mula terjadinya aksi saling serang dilaporkan karena pendukung Miren Kogoya-Mendi Wonorengga yang berada di depan Bandara Mulia melewati batas PMI yang berada di Kampung Karubate, sehingga membuat pendukung Yuni Wonda-Mus Kagoya tidak menerima dan melakukan aksi serang.***



