POJOKSATU.id, JAKARTA— Suara tak senonoh seperti desahan orang muncul dari speaker publik di area Gelora Bung Karno (GBK).

Manajemen Pusat Pengelolaan Komplek GBK (PPK GBK) mengakui adanya kelalaian petugas dalam memutar audio di pengeras suara area GBK.

Suara desahan atau tak pantas itu berasal dari rekaman atau playlist yang diputar.

"Hasil evaluasi internal menyimpulkan bahwa kejadian ini berasal dari kelalaian petugas yang memutar salah satu playlist bebas hak cipta tanpa melakukan pengecekan menyeluruh," tulis PPK-GBK.

Baca Juga: Kriminolog Haniva Sebut Jika Arah Lakban Mulai dari Mulut, Arya Daru Kemungkinan Dibunuh

Menanggapi kelalaian tersebut, manajemen PPK-GBK telah memberikan teguran keras dan evaluasi terhadap petugas terkait.

Seluruh playlist audio juga disebut telah diulas ulang. Ke depan, hanya playlist kurasi resmi yang diperbolehkan digunakan ke depannya.

"Sistem pemutaran audio kini diperketat, hanya dapat diakses oleh personel terverifikasi," tulis PPK-GBK.

Namun belum ada penjelasan resmi terkait suara ini dari manajemen GBK apakah orang yang sedang melakukan hubungan intim atau hal lainnya.

Pengelola Minta Maaf

Usai viralnya video suara tak senonoh, Manajemen Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPK-GBK) menyampaikan permohonan maaf.

Baca Juga: BSU Tahap 3 Mulai Dicairkan Awal Juli, Ini Komentar Terbaru Menaker Yassierli Soal BSU Batch 4

"Manajemen PPKGBK menyampaikan permohonan maaf atas insiden suara tidak pantas yang sempat terdengar melalui pengeras suara di area publik," tulis PPK-GBK dalam keterangannya.

Manajemen GBK janji bakal mengawasi konten dan memberikan pelatihan kedisiplinan teknis kepada para petugas untuk mencegah kejadian serupa.

"Kami memahami bahwa GBK adalah ruang publik yang dihormati dan digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat, termasuk anak-anak dan keluarga,”katanya.

“Kami menyesalkan kejadian ini dan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pengawasan dan pelayanan secara menyeluruh," tulis manajemen GBK.***