POJOKSATU.id–Sosok pelaku pembacokan mahasiswi UIN Suska Riau mulai terkuak setelah polisi merilis identitas dan status akademiknya.

Pelaku berinisial RM, mahasiswa Ilmu Hukum semester VIII, kini menjadi pusat perhatian publik setelah menyerang rekannya sendiri Farradila Ayu Pramesti.

Di ruang sidang fakultas saat seminar proposal berlangsung pada Kamis pagi.

Baca Juga: Jangan Asal Duduk, Ini 7 Postur Berkendara yang Bikin Naik Motor Lebih Aman dan Nyaman

Dikutip Pojoksatu.id dari Tirto.id, RM diketahui berasal dari Bangkinang, Kabupaten Kampar, dan selama ini tercatat sebagai mahasiswa aktif tanpa riwayat pelanggaran akademik yang mencolok.

Polisi menyebut RM datang ke kampus dengan membawa kapak sebelum naik ke lantai ruang seminar dan menyerang korban secara tiba-tiba.

Kesaksian mahasiswa yang dikutip dari media tersebut menyebut suasana ruang sidang berubah kacau ketika RM mulai mengayunkan senjata tajam yang dibawanya.

Baca Juga: Ascott Kuningan Jakarta Ajak Tamu Rasakan 'Fast Breaking Serenity', Iftar Eksklusif dengan Panorama Kota

Motif RM masih terus didalami penyidik. Namun, sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari Kumparan, dugaan awal mengarah pada persoalan hubungan pribadi antara pelaku dan korban.

Keterangan polisi menyebut pelaku menyimpan perasaan terhadap korban, tetapi hubungan tersebut tidak berlanjut.

Penolakan itu diduga menjadi pemicu emosional yang membuat RM kehilangan kendali hingga nekat melukai rekannya sendiri di ruang akademik.

Baca Juga: Jangan Asal Duduk, Ini 7 Postur Berkendara yang Bikin Naik Motor Lebih Aman dan Nyaman

Pihak kepolisian langsung mengamankan RM beberapa menit setelah kejadian. Barang bukti berupa kapak dan pakaian pelaku turut disita.

Hingga kini RM masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Binawidya untuk mengetahui kondisi psikologisnya dan memastikan konstruksi hukum yang akan dikenakan.

Sementara itu, pihak kampus belum memberikan pernyataan lengkap terkait catatan perilaku RM selama menempuh studi.

Sejumlah dosen yang enggan disebut namanya mengatakan bahwa RM dikenal sebagai mahasiswa pendiam dan tidak banyak bergaul.

Namun mereka mengaku tidak pernah melihat tanda-tanda bahwa ia berpotensi melakukan tindakan kekerasan.

Baca Juga: Jangan Asal Duduk, Ini 7 Postur Berkendara yang Bikin Naik Motor Lebih Aman dan Nyaman

Insiden ini menyeret perhatian publik nasional dan menimbulkan pertanyaan tentang sistem keamanan kampus.

Polisi memastikan penyelidikan akan dilakukan menyeluruh, termasuk menelusuri apakah pelaku merencanakan aksinya atau bertindak spontan akibat tekanan emosional.***