POJOKSATU.id, JAKARTA—Pakar telematika Roy Suryo menanggapi pernyataan Beathor Suryadi atau Bambang Suryadi yang menyebut ijazah Jokowi dicetak di Pasar Pramuka tahun 2012 lalu.

Menurut Roy, pernyataan Beathor ini sangat cetar membahana dan jika benar hal itu maka aparat harus menindaklanjutinya dengan segera.

"Pernyataan Beathor Suryadi sangat cetar membahana," kata Roy Suryo melalui keterangan tertulisnya, Jumat (20/6/2025).

Untuk mengungkap pengakuan Beathor Suryadi, kata Roy Suryo, perlu ditelusuri nama-nama seperti Anggit Nugraha, David dan Nugroho (Tim Solo), Denny Iskandar, Indra dan Yulianto (Tim Jakarta).

Baca Juga: Delapan Hari Perang, Presiden Trump Sebut Israel Menang Lawan Iran, Israel Melakukannya dengan Baik

Berikutnya Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2014-2024 Prasetyo Edi Marsudi, mantan Ketua KPU DKI Jakarta Juri Ardiantoro, mantan Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra M Syarif,dan mantan Gubernur Lemhanas Andi Widjajanto.

"Artinya kalau memang benar pernyataan Beathor Suryadi, maka aparat harus segera menindaklanjutinya," kata Roy Suryo.

Roy Suryo mendesak aparat tidak tebang pilih menangani kasus dugaan ijazah palsu Jokowi meski Pasar Pramuka telah terbakar pada 2 Desember 2024 lalu.

"Ironisnya Pasar Pramuka sudah terbakar pada 2 Desember 2024,” katanya.

Baca Juga: Kura Israel

“Jadi bisa dimungkinkan banyak bukti dan saksi yang menghilang. Semoga ini bukan kesengajaan pihak-pihak tertentu untuk menghapus jejak ijazah tersebut," kata Roy Suryo.

Diketahui, tuduhan ijazah palsu Fakultas Kehutanan UGM milik Jokowi dicetak ulang di Pasar Pramuka, Jakarta Pusat, menjelang pencalonannya sebagai Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2012, dikemukakan oleh Beathor Suryadi pertama kali di media online Poros Jakarta.

Lalu tudingan ijazah Jokowi dicetak ulang di Pasar Pramuka yang disampaikan politikus senior PDIP Beathor Suryadi atau Bambang Suryadi ini juga dibahas di You Tube Refly Harun pada Minggu (15/6).

Berita soal ijazah Jokowi dari Poros Jakarta ini dibacakan Refly Harun di podcast miliknya @Refly Harun.

Selain dibahas di You Tube Refly Harun, ijazah Jokowi ini juga dibahas dalam wawancara Inews dan beberapa media lainnya.***