POJOKSATU.id, SUKABUMI—Bayi berusia 4 bulan menjadi korban dalam kecelakaan maut di ruas jalan Pelabuhan Ratu, Kampung Cijarian, Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jabar, Sabtu siang (8/2/2025).
Bayi 4 bulan dari Jakarta Timur ini bernama Arsa, datang bersama orang tuanya yang hendak berlibur ke Pantai Pelabuhan Ratu.
Bayi ini meninggal bersama 3 keluarganya yang lain yang berada di dalam mobil Isuzu Panther biru nomor polisi B 8644 HN.
Selain 4 orang meninggal, sebanyak 6 orang lainnya menjadi korban dalam insiden rem blong truk truk bermuatan batu dengan nomor polisi F 8148 FZ ini.
"Kami berangkat dari Jakarta dengan menggunakan satu minibus yang diisi oleh 10 orang, dan tiga sepeda motor yang masing-masing ditumpangi dua orang. Sehingga, total rombongan dari Jakarta ke Pelabuhan Ratu sebanyak 16 orang," kata Albani (20) salah satu keluarga korban dilansir Antara, Minggu (9/2).
Data korban meninggal dunia :
Arsa (4 bulan) warga Jakarta Timur.
Panata warga Cikembang atau sopir mobil.
Nyi Sumarna warga Cikembang.
Wili Prayoga warga Jakarta Timur.
Korban selamat yang saat ini dirawat di RSUD Pelabuhan Ratu:
Dea Prasetya (4) warga Jakarta Timur
Jamilah Kaksa Prayoga (7) warga Jakarta Timur
Sri Triyani (72) warga Jakarta Timur
Yoyoh (80) warga Cikembang
Eti Rohyati (52) alamat belum tersedia.
Nabila (18) warga Jakarta Timur.
Kronologi Kecelakaan Truk
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Ipda M Yanuar Fajar mengatakan, kecelakaan terjadi akibat dugaan rem blong pada truk Mitsubishi Fuso F 8148 FZ yang dikemudikan Deden Sulaeman.
Truk ini melaju dari arah Tonjong menuju Bojonggaling atau arau Pelabuhan Ratu menuju Sukabumi.
Saat melewati jalan lurus yang menurun, diduga rem kendaraan tidak berfungsi atau blong sehingga truk melaju tak terkendali.
Baca Juga: Indonesia dan Malaysia Protes Trump Hendak Relokasi Warga Gaza, Ini Daftar 13 Negara yang Menentang
Tiba di lokasi kejadian, saat bersamaan ada mobil Isuzu Panther B 8644 HN yang datang dari arah berlawanan.
Truk kemudian terguling ke sebelah kanan jalan dalam posisi ban kiri berada di atas dan menimpa mobil Isuzu Panther. Beberapa korban terjepit truk berisi muatan batu tersebut.
Berdasarkan hasil olah TKP, kondisi jalan di lokasi kejadian dalam keadaan baik. Jalan beraspal, lurus, cuaca cerah, serta arus lalu lintas dalam kondisi lancar.
"Faktor penyebab utama kecelakaan ini diduga akibat rem truk yang tidak berfungsi dengan baik, sehingga sopir kehilangan kendali dan truk terguling," ungkap Ipda Fajar.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan terhadap sopir truk, Deden Sulaeman, yang berhasil selamat dari insiden tersebut.***




