POJOKSATU.id, MAKASSAR—Banyak kader Partai Nasdem yang lompat ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang saat ini di bawah kepemimpinan Kaesang Pangarep.

Dari daftar terbaru, ada nama mantan Ketua Partai Nasdem Sumbar 2019 yaitu Hendra Joni.

Sebelumnya salah satu petinggi Nasdem, Ahmad Ali, lebih dulu pindah ke PSI.

Pada tahun 2025 Ali berpindah ke PSI dari Nasdem dan menjadi Ketua harian di bawah pimpinan ketua umum Kaesang Pangarep.

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menyematkan jaket PSI kepada para kader baru sebagai simbol resmi masuknya para tokoh tersebut ke dalam barisan PSI, Sabtu (31/1).

 Baca Juga: Baru Deklarasi Langsung Bicara Presiden, NasDem Sindir Partai Gerakan Rakyat: Pemilunya Masih Lama

Dalam penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI yang digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, ada tujuh kader baru PSI yang berasal dari beragam latar belakang politik dan organisasi.

Berikut nama-nama kader PSI yang baru masuk tersebut yang mayoritas dari Partai Nasdem.

Di antaranya Bupati Pesisir Selatan dua periode sekaligus mantan Ketua Partai NasDem Sumatera Barat, Hendra Joni.

Kemudian mantan Wakil Bupati Soppeng yang juga eks kader NasDem, Lutfi Halide, serta mantan Anggota DPRD Sulsel periode 2019–2024 dari Fraksi NasDem, Resky Mulfiati Lutfi.

Baca Juga: Heboh Kaesang Nangis di Penutupan Rakernas, Sebut PSI Bakal Jadi Partai Besar!

Kemudian Vera Firdaus yang pernah menjadi anggota DPRD Pinrang periode 2014-2019 dan DPRD Sulsel periode 2019-2024 dari Fraksi PKS.

Ada pula Ikrar Kamaruddin, mantan anggota DPRD Sulsel periode 2014-2019 dari Fraksi Partai Demokrat.

Serta Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) periode 2022–2025 Muhammad Asrul, dan tokoh agama Prof Al Habib Syarif Husain.

Dalam penutupan Rakernas, Kaesang tampak terharu hingga tidak mampu membacakan naskah pidato yang telah disiapkan. Ia menyampaikan keyakinannya terhadap masa depan PSI.

"Saya jujur harus membaca dari pidato ini, tapi saya ndak bisa, mohon maaf. Cuma satu hal yang akan saya janjikan kepada teman-teman semuanya bahwa PSI akan menjadi partai besar di kemudian hari," kata Kaesang.***