POJOKSATU.id, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto memutuskan tak berangkat ke luar negeri atau Kazan, Rusia, menghadiri KTT ASEAN.

Di saat bersamaan, sejak Jumat 12 Juni 2026 lalu, gelombang demo beberapa kali terjadi di Jakarta baik yang kontra kebijakan pemerintah maupun yang pro kebijakan pemerintah.

Hingga Rabu (17/6), aksi demo masih berlangsung di Jakarta. Terbaru di kawasan Patung Kuda Jakarta Pusat.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan alasan Presiden Prabowo Subianto batal menghadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Rusia.

Baca Juga: Keren! Tim U-9 Bina Patra Fantasista Academy Jadi Juara Piala GEAS Jawa Barat

Dia mengatakan Prabowo memiliki pertimbangan tersendiri.

"Yang pertama tentu beliau memiliki pertimbangan tersendiri karena memang masih banyak hal yang beliau ingin fokus untuk diselesaikan di dalam negeri," kata Prasetyo di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Rabu (17/6/2026).

Prasetyo menyebutkan Prabowo telah bertemu dengan para pemimpin negara ASEAN dalam KTT di Filipina. Dalam pertemuan itu, banyak hal yang telah didiskusikan Prabowo.

"Yang kedua juga dengan para pimpinan tinggi di negara-negara ASEAN, beberapa waktu yang lalu juga beliau hadir di Filipina, banyak juga yang sudah didiskusikan," ujarnya.

Baca Juga: Megawati Bela Demo BEM UI yang Diadang ke Bundaran HI, Anggap Mahasiswa Masih Takut

Dia mengatakan Prabowo juga sudah bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada April lalu. Menurut dia, banyak hal yang telah dibahas dengan Putin.

"Termasuk kalau berkenaan dengan hubungan bilateral dengan negara sahabat, terutama Rusia, beberapa waktu yang lalu kan juga beliau sudah bertemu dengan Presiden Putin dan membicarakan banyak hal dan dari beberapa hal yang komitmen kerja sama juga sudah ada beberapa yang ditindaklanjuti secara teknis," ujarnya.

Adapun acara di Rusia adalah KTT ASEAN-Rusia. Sejatinya, acara itu digelar pada 17 Juni 2026 di Kota Kazan.

Demo Dukung MBG

Kelompok massa Aliansi Masyarakat Jakarta Timur menggelar aksi di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Mereka mendukung agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilanjutkan.

Massa berkumpul di lokasi aksi sejak pukul 11.30 WIB, Rabu (17/6/2026). Mereka mengenakan baju serba-putih.

"Kami Aliansi Masyarakat Jakarta Timur berkekuatan 10 ribu datang kemari untuk mendukung program Bapak Prabowo Subianto agar MBG dilanjutkan. Dan siapa pun, siapa pun dia yang menentang, kami ada di belakang Bapak Prabowo Subianto," ujar Koordinator Aksi, Edi Marzuki, saat ditemui di lokasi.

Sementara pada Jumat 12 Juni lalu, ribuan mahasiswa demo di kawasan Bundaran HI Jakarta Pusat menolak MBG dan beberapa kebijakan pemerintah lainnya.***