POJOKSATU.id, PADANG— Salah satu anggota keluarga Shintia Indah Permatasari (23) bernama Rizki mengungkap keberadaan Shintia di Kota Padang ternyata mengurus surat pernikahan.

Keluarga Shintia Indah Permatasari membantah penyebab gantung diri di salah satu penginapan di Purus Kota Padang ini karena uang jemputan Rp 500 juta yang diminta pihak pria.

Menurut keluarga Shintia Indah, uang jemputan atau bajapuik ini sudah selesai. Keduanya sudah menjalani BP4R (Badan Pembantu Penasihat Perkawinan Perceraian dan Rujuk).

Baca Juga: Shinta Indah dan Pacarnya Perwira Polisi Tunangan Sejak Juli dan Mau Menikah Januari 2024

Diketahui, kasus ini menjadi ramai diperbincangkan publik lantaran Shintia akan menikah dengan seorang perwira polisi berpangkat Ipda pada 14 Januari 2024 nanti.

Saudara Shintia, Rizki, Jumat (17/11) membenarkan bahwa calon suami Shintia adalah polisi yang bertugas di Ternate. Calon suaminya ini merupakan lulusan Akpol (Akademi Kepolisian).

"Segala isu terkait uang jemput pernikahan Rp 500 juta, tidak ada itu. Buktinya sudah sidang," ujar Rizki.

"Sudah 85 persen persiapan pernikahan. Tidak ada kami dari pihak perempuan membatalkan, begitu pun pihak laki-laki juga tidak,” katanya lagi.

Baca Juga: Meksiko U17 Hajar Selandia Baru U17, Timnas Indonesia U17 Dipastikan Gugur

"Pasti ada dorongan adik kami kenapa bisa seperti itu. Mudah-mudahan benar itu adalah murni bunuh diri,” jelasnya lagi.

Terkait ada tekanan verbal atau lisan dari orang lain, hal itu bisa saja terjadi. Namun perlu diselidiki siapa orangnya.

Rizki memastikan masalah di keluarga tidak ada terkait rencana pernikahan ini. Uang jemput sudah selesai. Tahapan itu sudah mereka lewati.

Baca Juga: Sindir Kubu Sebelah, Anies Baswedan Janji Bakal Fokus Bangun SDM Bila Terpilih Jadi Presiden Bukan Infrastruktur

“Jadi apa masalahnya lagi sehingga bunuh diri? Siapa orang yang menjadi indikasi penyebab bunuh diri?" ujar Rizki.

Di Pariaman, ada tradisi bajapuik yaitu keluarga pengantin perempuan menjemput mempelai laki-laki dengan sejumlah uang atau benda yang bernilai.

Di media sosial, kasus kematian Shintia Indah Permatasari ini ramai dikaitkan dengan uang jemput pernikahan Rp 500 juta.***