POJOKSATU.id - Banjir bandang menerjang wilayah Kelurahan Panjang Utara, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, Senin (21/4) dini hari.

Akibat banjir bandang tersebut, tiga warga dilaporkan meninggal dunia dan ribuan rumah rusak.

Sementara ribuan warga terdampak dan sebagian terpaksa mengungsi karena rumahnya terendam air atau rusak.

Korban meninggal dunia antara lain Diding (52) dan keponakannya, Piyan (15), warga Jalan Bahari, serta seorang perempuan lanjut usia, Kunawati (59), warga sekitar yang rumahnya ambruk akibat diterjang derasnya aliran air.

Baca Juga: Dua Oknum Prajurit TNI Resmi Tersangka Pengeroyokan Warga Sipil di Serang, Ini Identitasnya, Danrem Minta Maaf

Menurut keterangan saksi mata, Suwandi (76), kejadian berlangsung sangat cepat pada sekitar pukul 03.00 dini hari.

Saat itu hujan lebat sudah turun sejak malam sebelumnya dan mendadak air meluap dari arah perbukitan hingga merendam permukiman warga dalam waktu singkat.

"Piyan waktu itu membuka pintu rumah karena dikira air hanya masuk sedikit. Ternyata arusnya langsung menyeret dia keluar."

"Pamannya, Diding, berusaha menolong tapi malah ikut hanyut," ujar Suwandi.

Baca Juga: BREAKING NEWS, Paus Fransiskus TUTUP USIA, Warisan Kesederhanaan dan PESAN TERAKHIR Perdamaian Disampaikan Sehari Setelah Paskah

Kedua korban ditemukan meninggal dunia di bawah sebuah mobil yang terbawa arus sejauh sekitar satu kilometer dari lokasi awal.

Korban ketiga, Kunawati, ditemukan tewas setelah tertimpa lemari besar yang roboh di dalam rumahnya saat air memasuki rumah secara tiba-tiba.

Tetangga yang mencoba membantu tidak bisa masuk karena derasnya arus dan rumah yang sudah nyaris tenggelam.

Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, TNI, dan Polri langsung dikerahkan untuk melakukan evakuasi.

Proses pencarian dan penyelamatan dilakukan hingga pagi hari, meskipun medan cukup sulit karena lumpur tebal dan banyaknya puing-puing bangunan.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, yang meninjau langsung lokasi banjir di Panjang Utara, membenarkan banjir mengakibatkan tiga korban meninggal dunia.

Ia menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan menjanjikan bantuan segera bagi para penyintas.

"Kami sudah instruksikan agar semua pihak tanggap. Bantuan logistik seperti beras, makanan siap saji, air mineral, selimut, dan uang tunai sudah mulai didistribusikan," ucap dia.

Baca Juga: LOWONGAN KERJA Terbaru, Pendaftaran Management Trainee Program 2025 BCA Masih DIBUKA, Peluang Karier di PERBANKAN, Cek Syarat dan Jadwal Pendaftaran

"Kami juga mendirikan posko darurat untuk warga yang kehilangan tempat tinggal," lanjutnya kepada wartawan.

Eva juga menambahkan, tim dari Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan telah diterjunkan untuk memberikan layanan medis serta bantuan psikologis kepada warga terdampak.

Ia mengimbau warga tetap waspada karena curah hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Lampung, Wahyu Hidayat, mengatakan banjir bandang kali ini merupakan salah satu yang terparah dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Halo Medan, Ini LOWONGAN KERJA Terbaru di PT Cipta Group untuk Lulusan SMA Hingga Sarjana, Cek Deskripsi Kerja Loker dan BATAS WAKTU Daftar di Artikel

Selain merusak sekitar 1.000 rumah, air juga menggenangi sejumlah fasilitas umum, seperti sekolah, rumah ibadah, dan jalan raya.

"Data sementara, ada lebih dari 10.000 jiwa yang terdampak. Kami terus melakukan pendataan karena kemungkinan jumlahnya bisa bertambah," tuturnya.

"Banyak warga yang memilih mengungsi ke rumah kerabat atau ke posko yang kami sediakan," ujar Wahyu.

Wahyu menambahkan penyebab utama banjir bandang adalah curah hujan ekstrem yang mengguyur wilayah Lampung sejak malam sebelumnya, ditambah buruknya sistem drainase dan tingginya alih fungsi lahan di kawasan hulu.

Pemerintah Kota Bandar Lampung berjanji akan memperbaiki infrastruktur yang rusak dan melakukan normalisasi saluran air untuk mencegah banjir serupa di masa depan.

Sementara itu, bantuan kemanusiaan dari berbagai lembaga dan relawan juga mulai berdatangan ke lokasi bencana.***

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

VERSI ANDROID

VERSI iOS