POJOKSATU.ID - Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem menerima bantuan kemanusiaan dari masyarakat Malaysia untuk korban banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.
Bantuan tersebut menjadi simbol kuatnya solidaritas dan hubungan emosional antara rakyat Aceh dan negeri jiran.
Mualem menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian warga Malaysia yang telah menyalurkan bantuan bagi masyarakat Aceh yang terdampak bencana.
Baca Juga: Penantian Panjang Berakhir, 637 PPPK Paruh Waktu Halmahera Tengah Resmi Diangkat ASN
Ia menegaskan bahwa seluruh bantuan diterima dengan penuh keikhlasan dan rasa syukur.
“Terima kasih banyak kepada saudara kita yang ada di Malaysia. Kami menerimanya dengan lapang dada, apa saja yang diberikan,” ujar Mualem, dikutip pojoksatu.id dari kompas.com (29/12/2025).
Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan sandang dan pangan, yang sangat dibutuhkan oleh warga terdampak banjir dan longsor.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan melalui Majlis Ugama Islam dan Adat Resam Melayu Pahang serta Dewan Perniagaan Malaysia–Aceh, sebagai bentuk nyata kepedulian lintas negara.
Ketua Dewan Perniagaan Malaysia–Aceh, Yazid bin Usman, mengatakan bahwa bantuan ini lahir dari panggilan nurani dan rasa persaudaraan yang kuat antara rakyat Malaysia dan Aceh.
Ia mengajak masyarakat Malaysia untuk terus membuka hati dan memperbanyak bantuan bagi saudara-saudara mereka yang sedang tertimpa musibah.
Baca Juga: Fantastis! Pemkab Sumedang Siapkan Anggaran Rp53,5 Miliar untuk PPPK Paruh Waktu
“Kami membuka pintu hati rakyat Malaysia, segeralah datang dan perbanyaklah bantuan kepada saudara kita di Aceh. Orang mukmin itu bersaudara. Inilah masanya kita mendapat pahala dan membuat kebajikan,” ucap Yazid.
Menurut Yazid, Aceh bukanlah wilayah yang asing bagi masyarakat Malaysia.
Hubungan sejarah, budaya, dan agama yang kuat membuat kepedulian terhadap Aceh tumbuh secara alami setiap kali musibah melanda.
Baca Juga: Viral! Pemilik Warung Curhat Harus Jual Minyakita Rp18 Ribu, Kalau Ikut HET Pasti Rugi!
Sebelumnya, Malaysia juga telah beberapa kali mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Aceh.
Bantuan tersebut meliputi obat-obatan, pakaian layak pakai, pengiriman tenaga medis, hingga berbagai kebutuhan logistik untuk mendukung proses tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.
Pemerintah Aceh menyambut baik dukungan internasional tersebut dan memastikan bantuan yang diterima akan disalurkan secara tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan.
Baca Juga: Fantastis! PPPK Paruh Waktu Teknis Digaji hingga Rp12 Juta,Pegawai Lain Auto Cemburu
Koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan agar distribusi bantuan berjalan lancar dan merata.
Banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh dalam beberapa waktu terakhir telah menyebabkan ribuan warga terdampak, kerusakan permukiman, serta terganggunya aktivitas ekonomi dan sosial.
Bantuan dari berbagai pihak, termasuk dari luar negeri, menjadi energi tambahan dalam mempercepat pemulihan.
Baca Juga: Rp 53,5 M untuk PPPK Paruh Waktu, Seberapa Berat Beban APBD Sumedang?
Melalui semangat persaudaraan dan gotong royong lintas negara, diharapkan masyarakat Aceh dapat segera bangkit dan melewati masa sulit akibat bencana alam ini.***




