POJOKSATU.id, JAKARTA—Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta) yang berlokasi di Tangerang, Banten, ditutup sementara imbas erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9).

Penutupan Bandara Soetta yang semula dijadwalkan mulai pukul 01.30 WIB hingga pukul 05.30 WIB kemudian diperpanjang hingga pukul 09.30 WIB, Minggu 6 September 2026.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyebut keputusan itu diambil setelah dilakukan pemeriksaan menggunakan metode paper test.

Penutupan Bandara Soekarno-Hatta dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi dampak sebaran abu vulkanik terhadap keselamatan penerbangan.

Baca Juga: Ternyata Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tembus Hingga Jakarta dan Bandung!

Pemeriksaan yang berlangsung pada Minggu dini hari, sekitar pukul 00.35-01.05 WIB, menunjukkan adanya indikasi abu vulkanik di area Bandara Soekarno-Hatta.

Langkah penghentian sementara operasional dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan keselamatan penerbangan di tengah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Lukman F Laisa mengatakan penutupan tersebut berdasarkan Notice to Airmen (NOTAM) Nomor A3341/26.

Baca Juga: Waspada Gelap di Sumatera! Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Guyur Sejumlah Kabupaten di Lampung!

“Berdasarkan NOTAM Nomor A3341/26, saat ini Minggu (6/9), Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sementara mulai pukul 01.30 WIB s.d 05.30 WIB,” kata Lukman F Laisa.

Sebelumnya, pada Sabtu 5 September, operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta masih dinyatakan berjalan normal.

Kemenhub juga melakukan pemantauan terhadap potensi sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.***