POJOKSATU.id - Hingga hari ke-2 pencarian balita hanyut terbawa arus di selokan, Wiyung, Surabaya masih belum menemukan hasil.

Petugas gabungan yang melakukan pencarian di Kali Makmur yang berada di area Perumahan Royal Residance, hingga pukul 15.00 Wib Kemarin tak kunjung menemukan korban.

Lantaran kondisi cuaca yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan pencarian, akhirnya petugas memutuskan untuk menghentikan pencarian.

Komandan Basarnas Kantor Sar Surabaya, Eko A menjelaskan selain cuaca yang buruk, kendala lain yang dialami oleh petugas saat pencarian berlangsung ialah banyaknya tumbuhan eceng gondok yang ada di sungai.

Baca Juga: Inilah Sosok Herman, Pria yang Dituduh Maling Hp Hingga Dimaki-maki Oknum Dokter di Palembang

"Habis evaluasi, banyak teman-teman di lapangan yang terkendala dengan eceng gondok yang menumpuk, dan di kiri kanan sungai rumput juga sempat menjulur ke sungai," ujarnya dikutip pada Kamis (26/12/2024).

Selanjutnya, petugas kembali melakukan pencarian bocah berusia 3.5 tahun tersebut, mulai pukul 05.35 Wib dengan menggunakan perahu karet.

Diberitakan sebelumnya, Seorang Bayi di bawah lima tahun (balita) hanyut terbawa banjir di selokan yang berada di Wiyung Surabaya.

kejadian ini bermula ketika balita berinisial MR (3.5) tersebut bermain saat hujan bersama dengan kakaknya A (6) dan temannya D (5), di gang sekitar tempat tinggalnya.

Baca Juga: Discover the Future: Innovation Thailand's Impact

Dimana, saat bermain korban bersama kakaknya tersebut, tidak sedang dalam pengawasan orang dewasa.

Sehingga, tanpa disadari oleh kakaknya, korban ternyata mendekati selokan dan akhirnya tercebur hanyut terbawa banjir.***