POJOKSATU.ID - Bak pahlawan di siang hari, dua orang polisi di Pantai Lokaria, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), nekat terjun dari tebing ke laut, demi menyelamatkan bocah 8 tahun yang nyaris tenggelam terbawa arus.
Dua anggota polisi tersebut, diketahui bernama Bripka Ahmad Rifai dan juga Bripka Kur Anyelus Say.
Moment kedua anggota polisi saat menyelamatkan bocah itu, direkam ole erah salah seorang masyarakat yang sedang berada di lokasi kejadian.
Video rekaman itupun langsung viral di media sosial (medsos), higga banyak akun yang turut membagikannya, seperti halnya akun Instagram folkmedsos.
Baca Juga: Manfaat Jasa Laporan Keuangan untuk Startup dan Bisnis Rintisan
Dalam video yang beredar tersebut, dua polisi ini dibantu oleh beberapa warga lainnya. Meskipun denyut nadi korban sempat melemah, namun kembali muncul setelah 15 menit upaya penyelamatan dilakukan.
"Usahanya tidak sia-sia, setelah sekitar 15 menit denyut nadi korban kembali muncul," tulisnya dalam video tersebut, dikutip Selasa (5/11/2024).
Setelah berhasil diselamatkan dan di bawa ke tepi laut, bocah laki-laki itu lantas dibawa ke Rumah Sakit (RS) terdekat guna mendapatkan perawatan lebih intensif, karena kondisinya yang masih sangat lemah.
Sementara dilansir dari laman Tribaratasikkanews, aksi heroik yang dilakukan oleh dua polisi ini, berawal ketika keduanya sedang beristirahat makan siang, di Kedai Rindu Lokakarya yang letaknya tak jauh dari pantai.
Baca Juga: Nyaman dan Cepat, Bey Machmudin Coba BRT Bandung Raya Bersama Kepala Daerah
Pada saat sedang asyik menikmati waktu istirahat, tiba-tiba terdengar teriakan panik meminta tolong dari sekelompok anak, yang sedang berbenah di sekitar pantai.
Mendengar teriakan tersebut, kedua polisi itu langsung merespon dengan cepat dan melihat seorang anak sedang terseret arus dan mulai tenggelam.
Tanpa berpikir panjang, aparta penegak hukum tersebut langsung lompat dari tebing, untuk menyelamatkan Anjelo, anak tenggelam dengan cara berenang.
Meski sempat tenggelam beberapa menit akibat derasnya arus di wilayah tersebut, namun akhirnya bisa diselamatkan.***



