POJOKSATU.id, JAKARTA—Terungkap sudah dari mana pelaku Fadel Nazril (18) membeli bahan baku bom Potassium Chloride dalam kejadian ledakan bom di SMAN 72 Kelapa Gading, Jumat (7/11) lalu.

Pelaku membeli bahan kimia Potassium Chloride ini melalui online dan mengelabui orangtuanya yang menerima dengan menyebut pesanan itu sebagai bahan eskul sekolah.

Sebelumnya, berdasarkan olah TKP polisi, diketahui bahan utama peledakan di SMAN 72 Jakarta adalah Potassium Chloride.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Jumat (21/11/2025) membenarkan bahwa pelaku membeli bahan bom melalui online.

Baca Juga: Fakta-Fakta Kematian Guru PPPK OKU! Tangan-Kaki Terikat, Luka Memar, hingga Temuan Penting di TKP

Hal ini terungkap dari pernyataan ayah pelaku yang menerima paket tersebut di rumah mereka.

Ketika paket ini diterima, pelaku menyebut bahwa paket ini berisi bahan ekstrakurikuler untuk sekolah.

"Terus kalau barang-barang paket yang diterima itu, itu kan untuk ekstrakurikuler sekolah,” kata Kabid Humas.

“Jadi tidak ada kecurigaan dari keluarga juga. Kalau ke orang tuanya, ke keluarga, dia bilang untuk ekstrakurikuler, makannya disimpan sama pihak keluarga," ujarnya lagi.

Baca Juga: Selang Makan Pelaku Peledakan SMAN 72 Dilepas, Di Sisi Lain 10 Korban Bom Masih Dirawat Intensif

Dari olah TKP ditemukan serpihan plastik dan paku. Plastik digunakan sebagai pembungkus struktur peledak dan paku digunakan untuk memberikan dampak kerusakan ledakan.

Pelaku juga menggunakan remote kontrol untuk meledakkan bom yang dia rancang. Dimana bom meledak di dua lokasi, di dalam masjid dan di dekat bank sampah di sekolah tersebut.

Pelaku Belum Pulih

Polisi menuturkan, kondisi pelaku Fadel Nazril masih belum sepenuhnya pulih. Sehingga penyidikan berjalan lama.

“Penyidik itu berkoordinasi dengan dokter psikisnya, sudah layak belum dia diminta keterangan, tapi dari dokter menyatakan itu belum,” kata Budi.

“Karena dia masih bengong, terus ngomong sebentar kadang masih kayak masih belum pulih sepenuhnya,” tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi.***