Awas Potensi Bencana Hidrometeorologi di Sepanjang Jalur Mudik 2023


POJOKSATU.id - Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), diperkirakan masih akan terjadi cuaca tak bersahabat di sepanjang Idul Fitri 2023 atau Idul Fitri 1444 Hijriyah.

Dimana masih terdapat curah hujan dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah di Indonesia.

Hal ini bisa memicu potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor dan angin kencang di sepanjang jalur mudik 2023.

Menyikapi fenomena tersebut, Basarnas khususnya Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung terus meningkatkan kesiapsiagaan dengan melaksanakan kesiapsiagaan SAR selama 24 jam.

Hal itu dilakukan untuk memonitor dan melaksanakan deteksi dini serta mengerahkan kekuatan alat serta personil.

"Baik personil organik Basarnas maupun yang berasal dari potensi SAR, di berbagai titik di wilayah kerja Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung," ujar Kepala Kantor SAR Bandung Jumaril, usai apel kesiapan, di Bandung, Jumat (14/4/2023).

BACA JUGA: 51.909 Pemudik Tinggalkan Bandung melalui Bandara Husein Sastranegara

Siaga SAR khusus dilaksanakan selama 20 hari, dimulai dari tanggal 13 April sampai 3 Mei 2023.

Adapun posko Kantor SAR Bandung dibagi ke berbagai wilayah dengan Posko Utama Kantor SAR Bandung di Kantor SAR Bandung.

Selanjutnya Posko Pos SAR Tasikmalaya, Posko Pos SAR Cirebon, KN SAR 206 Bandung, Posko Tol Jakarta-Cikampek KM 57.

Lalu Tol Cipali KM 102, Tol Cipali KM 166, posko terpadu Nagreg, Posko Terpadu Gentong, Tasik serta Dermaga pelabuhan Cirebon/Pantai Kejawanan.

"Di samping itu terdapat beberapa posko SAR yang digelar oleh potensi SAR se-Jawa Barat secara mandiri di bawah koordinasi kami," terangnya.

Ia menyatakan, jumlah pemudik tahun ini diprediksi meningkat 44,79 persen dibanding tahun sebelumnya sehingga Kondisi ini berpotensi menyebabkan terjadinya kedaruratan luar biasa.

BACA JUGA: Mudik Lebaran 2023, 23 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta dari Stasiun Senen Hari Ini

Yaitu kemacetan lalu lintas ekstrim di ruas-ruas jalan tol yang dapat mengancam keselamatan pemudik di jalan raya mengingat arus mudik didominasi moda transportasi darat.

Karena itu, Kantor SAR Bandung akan menyebar personel ke beberapa posko mudik Basarnas di Jawa Barat.

"Kami menyiagakan personel SAR, peralatan dan alat komunikasi jika saat arus mudik terjadi bencana alam," jelasnya.

Reporter: Arief Pratama
Editor: Guruh