POJOKSATU.id - Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) dan YCAB Foundation menegaskan tidak pernah menyelenggarakan permainan dengan iming-iming cashback atau komisi.

Modus penipuan ini dilakukan dengan memanfaatkan media sosial dimana calon korban tiba-tiba dimasukkan ke dalam sebuah grup tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Di grup tersebut, pelaku kemudian menyebarkan semacam permainan atau sebuah misi atau tugas tertentu dengan iming-iming komisi berupa uang cash.

Semakin tinggi misi atau tugas yang dikerjakan, iming-iming imbalan uang cash pun semakin besar.

Baca Juga: Veddriq Leonardo Raih Emas, Posisi Indonesia Terkatrol di Klasemen Medali Olimpiade Paris 2024

Sayangnya, bukan uang yang didapat, korban malah dipastikan kehilangan uang yang ada di dalam rekening bank miliknya.

Berdasarkan informasi yang didapat Pojoksatu.id, ada sejumlah korban yang masing-masing kena tipu sampai jutaan rupiah.

Sementara modus lainnya adalah dengan modus penggalangan dana atau sumbangan melalui media sosial.

Ketua Pelaksana YPP, Abbas Yahya memastikan bahwa pihaknya tidak pernah menyelenggarakan kuis, tugas atau misi semacam hal tersebut.

Baca Juga: Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia di Olimpiade Paris 2024, Empat Kali Pecahkan Rekor Dunia, Begini Perjuangan dan Sosok Veddriq Leonardo

"Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) bersama YCAB Foundation menegaskan bahwa lembaga kami tidak pernah mengembangkan atau menyelenggarakan permainan yang memberikan cashback dan atau komisi sebagaimana disebutkan dalam sebuah platform digital baru-baru ini," ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Pojoksatu.id, Kamis 8 Agustus 2024.

Abbas menekankan, sebagai lembaga penggalang donasi, YPP dan YCAB Foundation berkomitmen menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dan kredibilitas.

"Kami sangat menyesalkan adanya pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang melakukan penipuan mengatasnamakan YPP dan YCAB Foundation yang beredar di publik," tekan dia.

Abbas juga memastikna semua kegiatan selalu dipublikasikan melalui channel yang berada bawah Emtek Group.

Antara lain SCTV, Indosiar, Moji, Mentari, AjwaTV, situs berita online merdeka.com, liputan6.com dan juga media sosial @ypp_indosiarsctv.

Sementara, CEO YCAB Foundation, Veronica Colondam memastikan bahwa yang tersebar di media sosial itu adalah penipuan.

Kasus pencatutan YPP dan TCAB Faundation untuk penipuan ini jelas sangat merugikan masyarakat, terutama para korban.

"Oleh sebab itu, kami berharap agar informasi ini segera tersebar luas, sehingga tidak ada lagi orang yang menjadi korban penipuan modus ini," imbaunya.

Baca Juga: Spiderman Indonesia, Veddriq Leonardo Persembahkan Medali Emas Pertama Merah-Putih di Olimpiade Paris 2024

Masyarakat juga diminta berhati-hati dan selalu melakukan pengecekan terhadap setiap informasi yang diterima melalui media sosial.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program dan kegiatan resmi YPP dan YCAB Foundation, bisa dilakukan dengan mengecek ke laman resmi.

Untuk situs web resmi YPP di www.ypp.co.id dan media sosial @ypp_indosiarsctv, FB: Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih dan situs web resmi YCAB Foundation di: www.ycabfoundation.org atau media sosial Instagram: @ycabfoundation, TikTok: ycab_foundation, dan FB: YCAB Foundation.***