POJOKSATU.ID – Belum lama ini kabar duka datang dari kalangan pejabat pemerintahan kawasan Kalimantan Timur (Kaltim).

Yang mana, Mantan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dikabarkan telah meninggal dunia di usia ke-76 tahun.

Tidak heran, hal ini membuat pertanyaan di kalangan publik terkait penyakit yang dialami Mantan Gubernur Kaltim 2 periode tersebut.

Baca Juga: Profil dan Rekam Jejak Awang Faroek Ishak, Mantan Gubernur Kalimantan Timur 2 Periode Dikabarkan Meninggal Dunia

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Awang Faroek Ishak disinyalir tengah mengidap sakit gangguan saraf.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun portal resmi milik Pemerintahan Kabupaten Kutai Timur pada Senin (23/12/2024).

Dalam unggahannya, Awang Faroek dikonfirmasi terkena gangguan saraf yang menyebabkan kelumpuhan.

Padahal, dirinya sempat memiliki posisi strategis di pemerintahan yang bertepatan menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Baca Juga: Memiliki Hidup Abadi? Ternyata inilah Alasan Orochimaru Selalu Lolos dari Kematian!

Yang mana, jabatannya sebagai anggota legislatif ini dimandatkan terhitung sejak pemerintahan Presiden ke-7 Joko Widodo.

Usut punya usut, sakit yang dialami Mantan Gubernur Kaltim ini ternyata sudah berlangsung sejak 2014 silam.

Diketahui, diirnya disinyalir kuat terkena Bell’s Palsy atau kelainan saraf yang menyebabkan kelumpuhan.

Baca Juga: Jelang Libur Nataru 2025, Tiket Kereta Cepat Whoosh dari dan Menuju Karawang Dibuka Hari Ini

“Sejak 2014, Awang Faroek didiagnosis menderita Bell’s Palsy, gangguan saraf yang menyebabkan kelumpuhan sebagian otot wajah,” jelas dikutip.

“Meski demikian, Bell’s Palsy tidak memengaruhi fugsi anggota tubuh lain dan tidak bersifat permanen,” lanjut laporan artikel.

Lebih lanjut, kabar duka ini juga turu dikonfirmasi oleh Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman.

Baca Juga: Dosen GPT

Yang mana, Ardiansyah membenarkan bahwa kabar terkait sosok Awang Faroek telah meninggal dunia.

“Atas nama pribadi, pemerintah, dan masyarakat Kutai Timur, saya menyampaikan duka cita mendalam,” ucapnya.

“Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kekuatan,” lanjutnya. ***