POJOKSATU.id, JAKARTA—Cuitan Aspri atau Asisten Pribadi menjadi trending di laman X usai Presiden Prabowo Subianto menjemput Agung Surahman ke Bengkulu pakai pesawat kepresidenan.

Agung Surahman ini merupakan Aspri Presiden Prabowo yang berasal dari Bengkulu. Dan dia dijemput Prabowo karena Presiden mau kunjungan kerja ke Malaysia.

Usut punya usut ternyata penyebab Aspri ini dijemput pakai pesawat kepresidenan karena Agung kehabisan tiket ke Jakarta dan juga ke Malaysia.

Kejadian penjemputan Aspri dengan Pesawat Kepresidenan ini menimbulkan komentar negatif di media sosial atau laman X. Sudah ada 15 ribu postingan atau cuitan terkait ini hingga Selasa pagi (8/4).

Baca Juga: Farhan: Pendatang Baru Harus Punya Pekerjaan, Bandung Tak Bisa Tampung Pengangguran

“Laki laki tidak bercerita. Tau tau jemput Aspri pakai pesawat Indonesia. Efisiensi OMON OMON,”ujar akun @kangmanto123, Selasa.

“Sepenting apa si Aspri? Seingat saya Tempo pernah melaporkan kalau dalam kunjungan luar negeri, Prabowo hanya mau satu pesawat dg aspri-asprinya, termasuk Buna Teddy. Ngapain? Entahlah, yg jelas para aspri ini punya ciri fisik yg hampir sama; putih bersih klimis,” kata akun @jilulisme.

"Negara sedang krisis, IHSG Anjlok, Rupiah Hancur Lebur, PHK dimana-mana. Tidak ada sepatah katapun maaf pun dari kepala negara, ASPRI > Rakyat,” kata akun @gnieb_namuh_a.

Jemput Aspri ke Bengkulu

Presiden Prabowo Subianto menjemput asisten pribadinya, Agung Surahman yang sedang di Bengkulu. Saat itu, Prabowo dalam perjalanan hendak ke Malaysia.

Prabowo menjemputnya pakai Pesawat Kepresidenan RI-1 pada Minggu (6/4/2025).

Baca Juga: Kasusnya Tak Juga Diungkap, Kapolres dan Kasat Reskrim Jaktim Dilaporkan Keluarga Kenzaha Mahasiswa UKI yang Tewas Dibunuh

Dalam unggahan akun TikTok Tedsky89, memperlihatkan video pesawat yang dinaiki Presiden Prabowo terparkir di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu.

"Saya Agung Surahman atas nama Pribadi, Mohon maaf yang sebesarnya kepada seluruh Pimpinan dan masyarakat Bengkulu kejadian ini di luar dugaan saya,” kata Agung di kolom komentar akun yang mengabadikan kedatangan pesawat Prabowo.

“Ini sangat pribadi dan mendadak. Karna memang Bapak Presiden dijadwalkan berkunjung ke luar negeri Malaysia dan saya diminta untuk ikut mendampingi beliau, namun karna saya sedang berada di Bengkulu, saya sudah sampaikan ke Bapak Presiden saya saja yang menyusul ke jakarta, namun beliau memutuskan untuk ke Bengkulu dahulu karena juga lintas sejalur ke Malaysia," tulisnya lagi.

Baca Juga: Penumpang Kereta Cepat Whoosh Tembus 23.500 saat Puncak Arus Balik Lebaran

Tak sebatas itu, Agung Surahman juga meminta maaf karena Presiden Prabowo tak sempat turun dan menyapa masyarakat Bengkulu. Hal itu lantaran Presiden Prabowo dikejar waktu untuk segera ke Malaysia.

"Memang sangat disayangkan Bapak Prabowo tidak sempat menyapa, karna setelah berkegiatan dari pagi hingga siang dan juga mengejar waktu untuk segera tiba dalam kunjungan ke Malaysia yang sudah di estimasikan waktunya. Bapak Presiden mohon untuk disampaikan Maaf yang sebesarnya kepada Pimpinan dan Masyarakat Bengkulu atas situasi ini," tulisnya.

Agung Surahman pun meminta pengertian masyarakat Bengkulu atas kondisi tersebut.

Sementara Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan menjelaskan, kunjungan Prabowo bersifat pribadi. Prabowo datang ke Bengkulu untuk menjemput asistennya yang sempat tertinggal pesawat dan tidak bisa ikut rombongan ke Malaysia.

"Ini sebenarnya kunjungan yang bersifat diam-diam. Tapi karena yang datang adalah Presiden, tentu tidak mungkin tidak disambut. Kita bersyukur, ada pemuda asal Bengkulu yang dipercaya dan dicintai oleh Presiden. Agung sempat pulang ke Bengkulu untuk bertemu keluarganya, dan karena tiket dari Jakarta ke Malaysia penuh, Presiden akhirnya langsung datang menjemputnya," kata Helmi dalam rillisnya, Minggu (6/4/2025).

Helmi berharap, kepercayaan yang diberikan kepada putra Bengkulu tersebut dapat menjadi jembatan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Bengkulu kepada pemerintah pusat.

"Tadi sebenarnya Presiden ingin turun, tetapi karena keterbatasan waktu dan kondisi, belum sempat. Namun, pesan-pesan kami akan disampaikan melalui Agung, seperti percepatan pembangunan jalan tol, revitalisasi Pelabuhan Pulau Baai, dan pengadaan garbarata di Bandara Fatmawati," jelas Helmi.

Agung Surahman dikenal sebagai Aspri Prabowo yang telah lama mendampinginya, bahkan sejak sebelum menjabat sebagai Presiden RI.***