POJOKSATU.id, JAKARTA -- Pramono Anung berencana meneruskan program kontrak pertanian (contract farming) yang sempat dilakukan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Menurut Pramono, kontrak pertanian ini dapat menurunkan harga beras di Jakarta. Dan program ini belum berjalan baik lantaran baru terlaksana pada akhir periode Anies Baswedan di tahun 2022 lalu.

"Jadi Mas Anies pada waktu itu melakukan kerja sama dengan pusat-pusat penggilingan dan juga perberasan yang ada di luar Jakarta, saya akan lanjutkan,” kata Pramono di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (25/10/2024).

Baca Juga: Ribuan Warga Bangodua Padati Kampanye, Enam Desa Nyatakan Dukungan ke Pasangan Nina-Tobroni

“Memang dulu belum tereksekusi dengan baik karena memang di ujung, baru gagasan ini ada dengan farming-farming yang ada dan saya pelajari kalau ini bisa," katanya lagi.

Cagub Jakarta nomor urut 3 yang berpasangan dengan Rano Karno ini meyakini melalui kelanjutan program contract farming dapat memberikan harga beras yang murah bagi warga Jakarta.

"Maka saya yakin akan bisa menurunkan terutama untuk harga beras," kata Pramono.

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta era Anies Baswedan melalui PT Food Station Tjipinang Jaya melakukan kerja sama pangan antar daerah.

Baca Juga: PDIP Tanggapi Survei Pramono Anung Terbaru Kalahkan Ridwan Kamil, Imbas Film si Doel Anak Betawi

Food Station menjalin kerja sama dengan gabungan kelompok tani Sumber Makmur Cilacap, Jawa Tengah, terkait contract farming yang diinisiasi pada tahun 2018 lalu.

Arah Dukungan Anies

Sementara itu, Jubir Anies Baswedan, Sahrin Hamid mengatakan, Anies hingga saat ini belum menentukan sikap apakah akan mendukung salah satu calon di Pilkada Jakarta atau tidak.

Sahrin menyebut akan tiba saatnya Anies menentukan pilihan dukungannya kepada salah satu calon di Jakarta.

"Keberpihakan terhadap rakyat yang lemah harus diperhatikan. Pada saatnya, Mas Anies akan menentukan pilihannya. Kita tunggu saja," kata Sahrin, Jumat (11/10).

Menurut Sahrin, Anies telah mengetahui lewat media massa soal para pendukungnya yang menjadi rebutan para calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta.

Dalam masa kampanye, dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yaitu, Ridwan Kamil-Suswono, dan Pramono Anung-Rano Karno kerap mengklaim pendukung Anies telah menyatakan dukungan kepada mereka.***