POJOKSATU.ID – Dwi Hartono, otak pembunuhan Kepala Cabang BRI Cempaka Putih, Mohamad Ilham Pradipta (37) kian ramai disorot publik.

Bagaimana tidak, hal ini dikarenakan ketidakdugaannya publik terhadap keterlibatan sosok crazy rich asal Jambi tersebut.

Seperti diketahui, dirinya baru saja ditangkap bersama ketiga rekan lainnya, YJ, AA, dan C atas kasus pembunuhan Mohamad Ilham Pradipta.

Baca Juga: Satu Keluarga di Karawang Lumpuh Tak Berdaya, Hidup Hanya Andalkan Uluran Warga

Tidak heran, latar belakangnya ramai dicecar masyarakat untuk mengonfirmasi motif dan tujuannya dalam kematian Kepala Cabang BRI Cempaka Putih.

Salah satunya, bimbel milik Dwi Hartono yang kerap kali mengedukasi peserta didik turut disorot publik.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @kegblgnunfaedh pada Rabu (27/8/2025).

Baca Juga: TERBARU! 4 Kategori Guru Non ASN yang Akan Terima Tunjangan Sertifikasi dari Pemerintah!

Dalam unggahannya, crazy rich asal Jambi itu disebut mengelola bisnis bimbel yang dinaungi oleh PT Digitalisasi Aplikasi Indonesia (DAI).

“Dia memiliki dua perusahaan, yaitu PT Hartono Mandiri Makmur serta PT DAI atau lebih dikenal sebagai platform Guruku,” jelas dikutip.

Berdasarkan pantauan Pojoksatu.id, Guruku merupakan perusahaan digital berbasis pendidikan non-formal.

Baca Juga: 5 Jam Setelah Minta Maaf ke Publik, Anggota DPRD Jakarta Bebizie Kembali Pamer Liburan di Eropa Lewat Story

Yang mana, dalam program bimbelnya, Guruku menawarkan pelatihan pendidikan dari jenjang pelajar sampai pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Tidak hanya dikenal sebagai bos bimbel, Dwi juga kerap disapa sebagai sosok dermawan lantaran sering memberikan beasiswa pendidikan.

Diketahui, beasiswa itu diberikannya kepada para siswa hingga mahasiswi lewat yayasan yang dikelolanya, yakni Hartono Foundation.

Baca Juga: Mahasiswa KKL Universitas Djuanda Dukung Edukasi Anti-Narkoba di BNN Kabupaten Bogor

Namun, rekam jejaknya di ranah pendidikan ini justru tercoreng usai keterlibatannya dalam kasus pembunuhan Ilham mencuat.

Seperti diketahui, mencuatnya nama Dwi pertama kali usai Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim menyampaikan perkembangan kasus.

Yang mana, dalam perkembangan kasus tersebut, Abdul menyampaikan bahwa Dwi berhasil ditangkap bersama dengan otak pembunuhan lainnya, YJ, AA, dan C.

Baca Juga: Cegah Kebisingan di Jawa Barat, Dedi Mulyadi Rilis Edaran Larangan Penggunaan Knalpot Brong di Tanah Pasundan

Diketahui, mereka diamankan pihak kepolisian di berbagai tempat berbeda dari lokasi jasad Ilham ditemukan di Bekasi, Jawa Barat.

“Pelaku berinisial DH, YJ, dan AA ditangkap Sabtu (23/8) malam di Solo. Sementara C kami amankan di PIK, Jakarta Utara,” terangnya. ***

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

Versi Android/ Versi iOS

Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:

Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov