POJOKSATU.id - Media sosial dihebohkan dengan viral uang mutilasi 100 ribu. Bahkan disebut-sebut uang mutilasi tersebut sudah beredar luas di masyarakat.

Selain di platform X, uang mutilasi 100 ribu itu juga banyak tersebar di grup-grup percakapan.

Masyarakat pun dibuat bertanya-tanya apa itu uang mutilasi 100 ribu yang viral tersebut.

Baca Juga: Pengamat Hukum Sebut Kasus Korupsi di Kemnaker Era Cak Imin Harus Dituntaskan, Kuncinya di Dua Tersangka Ini

Uang mutilasi ini merupakan istilah yang digaungkan netizen merujuk pada uang palsu.

Disebut uang mutilasi karena uang tersebut merupakan gabungan atau sambungan dari 2 mata uang kertas.

Setengah uang kertas tersebut adalah uang asli. Sementara setengahnya lagi adalah uang palsu.

Baca Juga: Pernyataan Dedi Mulyadi Keras, Bikin Kuping Pemimpin Merah 'Fikirkan Ibu Hamil Yang Tidak Punya Biaya Bersalin'

Kabar uang mutilasi itu mulanya beredar di platform X, salah satunya diunggah pemilik akun @InfosupprterID.

Akun tersebut mengaku mendapatkan adanya uang palsu tersebut dari grup Whatsapp.

"Nemu di group WA. Kemarin ada uang 2000 diwarnai biar jadi 20 ribu. Sekarang ada beginian. Hati-hati, mulai beredar uang 100ribu mutilasi, sebagian asli, bagian lainnya palsu,” tulisnya, dikutip pojoksatu.id.

Baca Juga: Arawinda Kirana Mengaku Jadi Korban Kekerasan Seksual, Ibu Amanda Zahra Tantang Sang Aktris Lapor Polisi

Video yang sama juga diunggah oleh pemilik akun medsos lainnya.

Dalam video itu terdengar suara seorang perempuan yang memperingatkan masyarakat agar berhati-hati.

Perempuan tersebut juga mengutarakan ciri-ciri uang mutilasi 100 ribu yang ditemukannya itu.

"Ini contoh uang mutilasi. Ada sambungannya," ucap perempuan perekam uang palsu tersebuut.

Baca Juga: Partai Demokrat Kirim Sinyal Positif Dukung Prabowo Subianto, Tinggal Tunggu Komando dari SBY

Ciri-ciri lain uang mutilasi juga diungkap oleh perempuan lain dalam video tersebut.

Sekilas, uang palsu pecahan Rp100 ribu itu memang tidak berbeda dengan uang asli.

Demikian juga sambungan antara lembar uang kertas itu yang cukup tersamarkan.

Baca Juga: Soal Breaking News Ridwan Kamil, Airlangga Sebut Tak Ada Kaitannya dengan Cawapres Ganjar Pranowo

Akan tetapi ada ciri lain yang bisa dilihat dengan sangat jelas adalah nomor seri uang tersebut.

Pasalnya, dalam selembar uang kertas pecahan Rp100 ribu tersebut, ternyata memiliki nomor seri yang berbeda.

"Nomor serinya beda ini, antara nomor seri di sebelah kiri dan kanan uang," ungkap perempuan tersebut sembari menunjukkan letak dan posisi nomor seri uang kertas tersebut.

Baca Juga: Masih Ingat Ilham Jaya Kesuma? Pencetak Hattrick ke Gawang Turkmenistan Itu Kini Jadi Pelatih Persita

Perekam uang palsu itu juga menjelaskan bahwa uang tersebut adalah sambungan antara uang asli dengan uang palsu.

"Jadi, mutilasi itu setengah palsu setengah asli. Dan ini enggak diterima di bank gaes," jelasnya.

Karena itu, perempuan perekam video tersebut mengingatkan masyarakat agar berhati-hari dan selalu ekstra teliti ketika mendapatkan uang serupa.

"Hati hati, ya, buat teman-teman sekarang banyak nih uangnya setengah palsu setengah asli atau uang mutilasi," tutup perempuan tersebut.

Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Bola Jumat 8 September: Indonesia vs Turkmenistan, Georgia vs Spanyol

Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono meminta masyarakat berhati-hati.

Dia juga mengimbau masyarakat selalu memperhatikan desain uang kertas yang diterima atau dimiliki.

Erwin memastikan, uang mutilasi tersebut merupakan salah satu perusakan uang Rupiah atau merusah Rupiah.

Baca Juga: Entah Diwejangi Entah Diapakan, Elite Nasdem ke AHY: Kadang Hidup Begitu Bro, yang Gak Dikejar jadi Rejeki

Dia juga menegaskan bahwa uang tersebut tidak bisa dijadikan sebagai alat transaksi.

"Uang yang diragukan keasliannya sebagaimana video yang beredar merupakan salah satu kategori merusak uang Rupiah sebagaimana Pasal 25 Ayat (1) UU Mata Uang Nomor7 Tahun 2011," kata Erwin dikutip Pojoksatu.id dari JawaPos.com, Jumat 8 September 2023.

Merusak Rupiah yang dimaksud Erwin adalah mengubah bentuk atau mengubah ukuran fisik dari aslinya.

Baca Juga: AKHIRNYA! Dito Mahendra Ditangkap Mabes Polri setelah Buron Hampir Setahun

Baik itu dilakukan dengan cara membakar, melubangi, menghilangkan sebagian, atau merobek.

Untuk menjaga rupiah dengan baik, bisa dilakukan dengan 5 'Jangan'.

Yakni, jangan dilipat, jangan diremas, jangan dicoret, jangan dibasahi, dan jangan distaples.

Baca Juga: 3 Elite Demokrat dan 1 PPP yang Ngomong, Inikah Pertanda Demokrat Gabung PDIP Usung Ganjar Pranowo?

"Uang Rupiah yang terawat akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengenali ciri-ciri keasliannya," pungkas Erwin.***