Antisipasi Pencurian, Polisi Dikerahkan Jaga Ketat Proyek Kereta Cepat


POJOKSATU.id, BANDUNG - Sebanyak 310 personel dari Brimob Polda Jabar dan Polresta Bandung dikerahkan di lokasi proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB).

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi potensi terjadinya tindak pidana kriminal, seperti pencurian dan hal-hal yang tidak diinginkan.

"Pencurian walaupun sifatnya kecil, baut ataupun kabel ataupun tembaga, namun itu bisa berdampak besar, berbahaya. Bisa mengakibatkan kecelakaan kereta," ungkap Kapolresta Bandung, Kombes Kusworo Wibowo, Jumat (19/5/2023).

Kusworo menambahkan, pengamanan di proyek KCJB dimulai sejak Kamis 18 Mei 2023 kemarin karena jalur kereta akan dimulai dialiri listrik.

"Dan 20 Mei 2023 kereta inspeksi mulai melaju menyisir bantalan-bantalan yang akan dilalui oleh kereta cepat," jelasnya.

Dengan adanya pengamanan tersebut, diharapkan bisa lebih mengefektifkan pembangunnan KCJB.

BACA JUGA: Kabar Gembira untuk Warga Kota Bandung soal Kereta Cepat dari KCIC dan Pemkot Bandung

"Sehingga operasional kereta cepat ini bisa berlangsung dan dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditepatkan," sambung Kusworo.

Kusworo juga tidak membatasi masa pengamanan yang dilakukan.

"Minimal sampai dengan di-launching-nya kereta cepat ini 3 bulan ke depan sampai dengan sarana prasarana pengamanannya 100 persen berfungsi," ungkapnya.

"Jadi sampai dengan tembok pengaman dibangun, sampai dengan CCTV terpasang, sampai dengan kawat duri semuanya bisa berfungsi dengan baik, nah ini mungkin kami akan melakukan pengurangan personel pengamanan," tandasnya. (Arief/Pojoksatu)

Berita dan konten menarik lainnya dari Pojoksatu.id bisa dibaca di Google News