POJOKSATU.id, JAKARTA—Politik memang tak mengenal kawan lawan, yang ada hanya kepentingan. Ungkapan ini rasanya cocok ditujukan ke Cak Imin yang kini meninggalkan Anies Baswedan.

Padahal di Pilpres 2024 lalu, Anies rela memilih Cak Imin dan meninggalkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di menit akhir yang sebelumnya santer digadang-gadangkan berduet dengan Anies.

Kini seolah kena karma, Anies Baswedan ditinggalkan semua partai politik di Pilkada Jakarta 2024. Tak ada partai yang mengusungnya jelang seminggu pendaftaran ke KPU di 27-29 Agustus nanti.

Baca Juga: 4 Tahun Moratorium, Kementrian Keuangan Buka Rekrutmen CPNS 2024. Ada Formasi untuk Fresh Graduate

Hanya tersisa satu partai politik yang belum memberikan keputusan yaitu PDIP. Namun mereka pun tak bisa mengusung calon sendiri, hanya memiliki 15 kursi DPRD dari yang dibutuhkan 21 kursi.

Ironisnya PKB masuk di menit-menit akhir memberikan dukungan ke Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yang mengusung Ridwan Kamil-Suswono.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar berdalih dinamika politik Pilkada Jakarta 2024 terjadi begitu cepat.

Baca Juga: Anies Baswedan Tumbang Gagal Maju Pilkada Jakarta 2024, Sekjen PKB : Kami Bersama Gerindra 

"Terlalu cepat kemarin, saya tidak menyangka secepat itu. Jadi, saya belum sempat (menyampaikan dinamika)," jelasnya kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin malam (19/8).

Kendati demikian, Gus Muhaimin mengaku masih intens menjalin komunikasi dengan mantan duetnya di Pilpres 2024 lalu ini.

Ketum PKB ini juga meminta Anies Baswedan agar sabar menghadapi dinamika Pilkada DKI Jakarta 2024 ini.

"Memang proses politik ini begitu cepat, saya minta Mas Anies sabar," kata Cak Imin lagi.

Baca Juga: Pendaftaran CPNS 2024 Dibuka Jam 5 Sore, Ini Daftar Formasi Dibuka 9 Kementerian untuk SMA Sederajat

Diketahui, ada sekitar 12 partai politik secara resmi menandatangani piagam dukungan untuk mengusung Ridwan Kamil-Suswono atau RAWON sebagai bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di Pilkada DKI Jakarta 2024.

Penandatanganan dukungan sudah dilakukan Senin malam (19/8) sekitar pukul 19.00 WIB.

Sementara itu, Juru Bicara Anies Baswedan, Sahrin Hamid, menyatakan bahwa pihaknya masih mencermati dinamika politik setelah Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus resmi mengusung Ridwan Kamil-Suswono.

“Iya, kami juga mengikuti pemberitaan media (terkait deklarasi Rawon oleh KIM Plus). Pendaftaran masih berlangsung hingga 29 Agustus 2024. Kita lihat saja perkembangannya nanti,” kata Sahrin dilansir dari Kompascom, Senin (19/8/2024). ***