POJOKSATU.id, JAKARTA – Anies Baswedan dan Cak Imin atau Muhaimin Iskandar memasang emoticon buah semangka atau simbol perlawanan rakyat Palestina.
Anies dan Cak Imin memasang buah semangka pada bio media sosialnya masing-masing.
Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar beberapa hari lalu juga berdoa terkait kondisi peperangan yang terjadi di wilayah Palestina saat ini terutama di jalur Gaza.
Anies dan Cak Imin juga ternyata memasang emoticon buah semangka pada bio media sosialnya masing-masing.
Baca Juga: Merasa Dirugikan, Anak Buah Prabowo Lapor Polda Metro, Terlapornya Oknum Bank BRI
Akun Instagram Anies Baswedan @aniesbaswedan dan akun Instagram Cak Imin @cakiminnow memasang emoticon buah semangka di bio media sosialnya, Jumat (3/11/2023).
Emoticon semangka itu dipasang di awal bio media sosial keduanya.
Keduanya tidak menjelaskan apa maksud emoticon buah semangka itu.
Namun demikian, sebagai informasi, buah semangka merupakan salah satu simbol yang melambangkan warna dan bendera Palestina.
Baca Juga: Ipam Rahmat Hidayat Meninggal di Dalam Toren Air Setinggi 7 Meter di Pesanggrahan
Sebelumnya diberitakan, Anies Baswedan melakukan salat Jumat di Masjid Agung Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), hari ini.
Usai melaksanakan salat Jumat, mantan Gubernur DKI Jakarta itu diberikan mimbar oleh jemaah.
Dalam kesempatan itu, Anies menyampaikan perasaannya saat pertama kali tiba dan disambut oleh warga Asahan. Ia pun turut mendoakan masyarakat Palestina yang kini dibombardir Israel.
"Ribuan kilometer jaraknya dari Asahan ini kami Ya Allah, berikan kekuatan untuk masyarakat Palestina," kata Anies, Jumat (3/11).
Baca Juga: 'Keripik Pisang' Termahal, Harganya Sampai 6 Jutaan, Polisi Bilang Ini Modus Baru
Anies juga mengungkap bahwa tidak ada keteduhan di Palestina sekarang ini. Menurutnya, ribuan anak-anak juga menjadi korban imbas perang yang terjadi di sana.
"Di sana (Palestina) tidak ada keteduhan, adanya ketegangan. Ratusan anak-anak meninggal. Kini ribuan anak-anak meninggal. Menjadi korban atas kekerasan yang dikirimkan oleh zionis Israel di tempat itu," ujar Anies.
Simbol Perlawanan Palestina
Ternyata simbol semangka itu sudah digunakan bertahun-tahun sebelumnya.
Pada 1960-an, buah tersebut jadi simbol protes warga Palestina yang dilarang mengibarkan benderanya oleh Israel.
Tahun 1967 terjadi perang enam hari antara Israel dengan negara tetangga yakni Mesir, Suriah, dan Yordania.
Larangan pengibaran bendera dilakukan di perbatasan untuk membatasi nasionalisme Palestina dan Arab.
Saat larangan berlangsung, semangka digunakan saat demonstrasi menentang pendudukan Israel di Tepi Barat dan Gaza.
Mereka membawa irisan semangka sebagai pengganti bendera Palestina.
Pada 1993, Israel akhirnya mencabut larangan pengibaran bendera Palestina sebagai bagian dari Perjanjian Oslo, yang merupakan perjanjian formal pertama yang mencoba menyelesaikan konflik Israel-Palestina.***




