POJOKSATU.id, JAKARTA-- Pengamat politik Ujang Komarudin menilai wacana duet Anies Baswedan dengan Rano Karno di Pilkada Jakarta 2024 tak akan terjadi alias omong kosong.

Ujang Komarudin menilai wacana duet Anies-Rano Karno yang digaungkan PDIP semakin sulit ketika hampir semua parpol bergabung ke Koalisi Indonesia Maju saat ini.

Diketahui, ada tiga partai di luar KIM yang kini bergabung dengan KIM yaitu NasDem, PPP, dan Perindo.

Sementara Nasdem dan PKS juga sudah bergabung. Hanya tinggal PKB yang belum berikan kepastian.

"Partai lain-lain sudah diborong. Kemarin saja NasDem, PPP, Perindo sudah gabung KIM. Paling nanti nyusul PKB, PKS juga akan nyusul," kata dosen di Universitas Al Azhar Jakarta ini pada Sabtu (17/8).

Baca Juga: Wacana Anies-Ahok Usungan PDIP Terganjal UU Pilkada, PKB Belum Beri Kepastian Menunggu Hasil Muktamar

Menurutnya, duet Anies-Rano Karno sulit terealisasi. Dan di Pilkada DKI Jakarta 2024 hanya akan menyisakan PDIP yang tak ikut koalisi.

"Sulit terealisasi karena kalau PDIP-nya sendirian, mau dengan partai mana berkoalisi. Kan tidak cukup tiketnya, tidak cukup persyaratan 20 persen treshold-nya," ujarnya.

"Jadi hanya menyisakan PDIP di DKJ nanti. Tapi PDIP tidak memiliki golden ticket dan karpet merah," jelas Ujang dilansir Tribunnews.

Baca Juga: Jelang Pendaftaran ke KPU Jakarta, Anies Mau Dipasangkan dengan Si Doel Rano Karno, Kuncinya di Tangan PKB

Ketika ditanya apakah masih kemungkinan adanya dinamika politik menjelang pendaftaran ke KPU Jakarta pada 27 Agustus 2024 nanti dengan semisal

Ujang menilai mustahil PKB atau PKS bergabung dengan PDIP mengusung Anies Baswedan-Rano Karno.

Ujang meyakini pertarungan Pilkada Jakarta 2024 akan terjadi antara duet Ridwan Kamil-Suswono yang diusung KIM dan calon independen yaitu Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto yang sudah diloloskan oleh KPUD. ***