POJOKSATU.id, JAKARTA-- Anies Baswedan menanggapi dingin rencana ajakan bertemu yang diajukan Cagub DKI Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil (RK).
Buktinya, Anies Baswedan belum merespon sama sekali ajakan bertemu Ridwan Kamil hingga Selasa (8/10).
RK bahkan sampai meminta publik agar tidak lagi bertanya kepadanya soal kapan dirinya dan Anies Baswedan akan bertemu.
"Sudah saya sampaikan, tapi belum ada jadwal bolanya," kata Ridwan Kamil ke wartawan di Jakarta Islamic Center, Jakarta Utara, Selasa (8/10/2024).
"Jangan tanya ke saya lagi ya, bolanya ada di sana," jelas Kang Emil lagi.
Baca Juga: Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penistaan Agama, Polda Sumut Tahan Selebgam Ratu Entok
Menurut Ridwan Kamil, dirinya sudah menyampaikan permintaan dan saat ini dia tinggal menunggu respons dari Anies.
Sebelumnya, RK sempat mengutarakan keinginannya bertemu dengan Anies Baswedan. Namun, tujuan pertemuan tersebut bukan untuk meminta dukungan Anies.
"Saya menyampaikan pesan ingin bertemu dulu (dengan Anies), tidak melulu ujungnya meminta dukungan ya," kata Ridwan Kamil di Plataran Senayan, Jakarta, Senin (16/9) bulan lalu.
Pendukung Anies Tak Beri Dukungan
Munculnya gerakan 'Anak Abah Tusuk 3 Paslon' di Pilgub Jakarta 2024 ditanggapi dengan biasa saja oleh Anies Baswedan.
Baca Juga: Terang-terangan Promosikan Judi Online, Influencer Katak Bhizer Diburu Polisi Hinga ke Luar Negeri
Dengan kata lain dengan menusuk tiga paslon sekaligus, pendukung Anies tak memilih mendukung siapapun di Pilgub Jakarta 2024.
Anies menyebut hal tersebut merupakan hak konstitusi masing-masing orang dan harus dihargai.
"Sebenarnya semua adalah hak konstitusi, jadi kita hormati, kita hargai setiap pilihan," kata Anies ditemui usai acara dialog bersama mahasiswa di Wisma Kagama, UGM, Depok, Sleman, Senin (9/9/2024) bulan lalu.
Dia menilai gerakan itu merupakan respons terkait kondisi yang terjadi saat ini.
"Dan ini semua adalah ungkapan rasa pikiran atas kondisi yang sekarang terjadi. Jadi kita hormati itu kita hargai sebagai bagian dari kebebasan berekspresi," kata dia.***




