POJOKSATU.id - Mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, Anies Rasyid Baswedan, kini kerap menyebut dirinya sebagai "pengacara" alias pengangguran banyak acara.
Setelah gagal dalam kontestasi Pilpres 2024 dan tidak maju dalam Pilkada Jakarta 2024, Anies mengaku lebih banyak menghabiskan waktu untuk berbagai aktivitas di luar pekerjaan formal.
Terakhir, Anies juga tampak memperbarui akun LinkedIn pribadinya dengan status "Open to Work" dan mengajak pengikutnya untuk terhubung melalui platform tersebut.
Baca Juga: Heboh Anies Baswedan Masuk Kabinet Prabowo, Di Wawancara Eksklusif Sebut Wasit Telah Dikendalikan
Di LinkedIn, ia berencana rutin berbagi pengetahuan tentang kepemimpinan, pengembangan diri, dan manajerial.
"Insyaallah saya akan rutin berbagi terkait kepemimpinan, pengembangan diri profesional, dan kemampuan manajerial. Sampai ketemu di LinkedIn," tulisnya.
Tak hanya itu, saat debat Pilkada Jakarta 2024 digelar pada Minggu (6/10/2024), ia memilih menghadiri konser John Legend dan mulai menyebut dirinya pengacara.
Baca Juga: Petinggi Gerindra dan Anies Baswedan Tanggapi Aksi Premanisme Pembubaran Diskusi di Kemang
"Persiapan dulu sebelum concert date malam nanti. Harap maklum, pengacara," tulisnya dalam unggahan Instagram miliknya, @aniesbaswedan.
Ungkapan sebagai pengacara juga kembali diunggah di instagram yang kini memiliki 8 juta pengikut itu.
"Karena sedang jadi pengacara, ada yang mengusulkan saya jadi atlet lari di GBK, naik gunung, main di curug, ngalor-ngidul naik transum (transportasi umum) berhenti di Perpusnas, ke Sarinah, dan nongkrong di coffee shop," tulis Anies, Senin (7/10/2024).
Baca Juga: Hidayat Nur Wahid : Anies Belum Tentu Jadi Presiden Jika Bentuk Partai Baru
Dalam unggahan yang telah disukai lebih dari 82.400 pengguna, Anies berbagi bahwa sebelum memulai berbagai kegiatan, dirinya tidak lupa memperbarui profil LinkedIn.
Sejauh ini, LinkedIn Anies memiliki 1.646 pengikut, dan ia menuliskan beberapa dokumen seperti "Story of Collaboration: Jakarta’s Transformation 2017-2022" serta CV versi Mei 2023.
Baca Juga: Faksi Ahok dan Ganjar Frontal Menolak Anies, Faksi Hasto Cenderung Welcome
Anies juga membagikan delapan pengalaman penting dalam kariernya, antara lain Rektor di Universitas Paramadina pada 2007-2014; Founder Gerakan Indonesia Menyala pada 2012-2013; Founder Kelas Inspirasi pada 2012-2014; Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) pada 2014-2016.
Kemudian sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) pada 2019-2022; Wakil Ketua C40 Cities pada 2021-2022; Gubernur Jakarta pada 2017-2022; dan Founder Gerakan Indonesia Mengajar pada 2010 hingga sekarang. ***
#Ikuti aplikasi berita [Pojok Satu] di Play Store dan App Store: [Android] dan [iOS] untuk mendapatkan informasi terbaru.




