POJOKSATU.id - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan memberikan klarifikasi di media sosial miliknya.
Hal ini imbas dari beredarnya edaran pendaftaran yang mengatasnamakan dirinya untuk Organisasi masyarakat (Ormas) dan Partai Politik (Parpol).
Dari postingan yang diunggah di akun Instagram pribadinya tersebut, Anies membantah dan menyatakan informasi yang beredar di tengah masyarakat tersebut tidaklah benar.
Baca Juga: Pesan Ineu Purwadewi untuk Anggota DPRD Jabar yang Baru: Jaga Kekompakan dan Solid
"Beberapa waktu ini beredar ada formulir, ada QR Code, ada nomor rekening, ada yang diminta untuk menyumbang, ada yang diminta mendaftar, ada yang terkait partai dan ormas. Saya ingin tegaskan itu semua bukan dari saya," ujarnya, Sabtu (31/8/2024).
Menurutnya, selama ini pihaknya tidak pernah mengedarkan apapun, termasuk seperti edaran yang tengah beredar di masyarakat saat ini.
Kendati demikian, Anies mengaku memahami antusiasme dari masyarakat yang begitu besar terhadap dirinya.
Baca Juga: Jelang Pelantikan DPRD Jawa Barat 2024-2029, Oleh Soleh: Banyak PR untuk Wajah-wajah Baru
Oleh karena itu, ia menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap berhati-hati dan lebih kritis terhadap informasi yang sedang beredar.
"Saya paham bahwa antusiasme itu begitu besar, tapi harap hati-hati, harap kritis," katanya.
Lebih lanjut, diakhir video Anies kembali menegaskan jika hingga (31/8/2024) ini, belum ada edaran ataupun formulir apapun yang dikeluarkan oleh pihaknya.
Baca Juga: Oleh Soleh: DPRD Jabar Harus Selesaikan Pemekaran, Perlindungan Petani, dan Atasi Masalah Pinjol
Sekedar diketahui, sebelumnya pada Jumat (30/8/2024) kemarin, Anies menggunggah video yang menyebut jika dirinya kemungkinan akan membentuk Ormas atau Partai baru jika hal tersebut diperlukan.***



