POJOKSATU.id, Samarinda - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim berencana untuk menghadirkan lumbung pangan di 3 Kabupaten/Kota Benua Etam.
3 Kabupaten/Kota tersebut yakni Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) seluas 8.028 hektar, Kabupaten Paser seluas 1.154 hektar, hingga Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) seluas 1.500 hektar.
Menanggapi rencana tersebut, Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Agiel Suwarno mendukung penuh hadirnya lumbung pangan di kawasan tempat tinggalnya.
Kendati demikian, legislator PDI Perjuangan tersebut meminta agar kehadiran lumbung pangan tidak hanya berfokus pada 3 kabupaten tersebut. Dalam artian, kabupaten/kota lainnya turut terlibat.
Baca Juga: Agar Hasilkan PAD, Ketua komisi II DPRD Kaltim Nidya Minta Perusda MBS untuk Aktif
“Rencana ini masih bisa dikembangkan di kabupaten atau kota yang lain, diseluruh wilayah Provinsi Kaltim,” terangnya baru-baru ini.
Lebih lanjut, pihaknya dalam DPRD Kaltim turut mengapresiasi pencanangan Pemprov, yakni Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim, dengan mengemukakan hal tersebut.
“Terlebih ini berkaitan dengan adanya Ibu Kota Negara (IKN). Jadi kebutuhan pangan di Kaltim kita bisa mandiri dan tidak bergantung dengan pasokan dari luar daerah,” bebernya.
Kemandirian pangan yang dapat didorong dari realisasi program, juga didorong Agiel agak terlaksana secepat mungkin. Pihaknya dalam Komisi 2, akan segera memanggil Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, guna mendorong percepatan.
Baca Juga: Terus Sosialisasikan Perda Bantuan Hukum, Ananda Moeis: Semua Punya Hak yang Sama
“Segera akan kita panggil OPD terkait berkenaan dengan program tersebut dan akan kita awasi pelaksanaan programnya,” pungkas Agiel. (*/pojoksatu)



