POJOKSATU.id, JAKARTA -- Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mengungkap kekecewaannya terhadap Menhan Prabowo Subianto yang juga Capres No 2 terkait konflik di Papua dalam debat perdana capres 2024 di Gedung KPU, Selasa malam (12/12).

Menurut TB Hasanuddin, persoalan Papua harus diselesaikan secara komprehensif agar korban masyarakat sipil tidak terus berjatuhan.

TB Hasanuddin juga menuding Menhan Prabowo Subianto tak paham masalah Papua.

"Permasalahan Papua tak dipahami dengan baik. Dalam 4 tahun ini korban terus berjatuhan, kemana saja Menhan ? Selama 4 tahun jadi Menhan ngapain saja? Itu kan salah satu tugasnya di bidang pertahanan negara,” jelas TB Hasanuddin kepada media, Rabu (13/12).

Baca Juga: Lewat Buku Hitam Pelanggar HAM, Para Akademisi dan Aktivis 98 Kuliti Lagi Masa Kelam Prabowo

“Sebagai anggota Komisi I saya kecewa dengan jawaban beliau sebagai salah satu capres yang notabene sebagai Menhan RI," tukasnya lagi.

Hasanuddin mengungkapkan berdasarkan hasil penelitian LIPI ada 4 dasar permasalahan papua yang harus diselesaikan.

Pertama, terjadinya marginalisasi dan diskriminasi terhadap warga asli Papua, kedua terjadinya pelanggaran HAM terutama era orba dan ketiga Otonomi Khusus (Otsus) yang tak jelas.

Baca Juga: Jawaban Lengkap Anies Tentang IKN yang Tetap Istiqomah di Jalan Ini, Jangan Kita Meniru Belanda

"Lalu yang keempat yang harus segera dituntaskan adalah soal persepsi tentang Papera yang masih dianggap belum final," beber anggota DPR RI dari PDIP ini.

Hasanuddin mengatakan awalnya ia berharap Menhan mampu menjelaskan peran TNI di Papua sebagai aplikasi dari UU TNI no 34/2004 dan mencari solusi lebih komprehensif.

"Jujur saya tadinya berharap Menhan mencoba mencari jalan terbaik untuk menyelesaikan konflik yang sudah berlarut larut puluhan tahun ini,” katanya.

“Sehingga rakyat Papua dapat hidup seperti masyarakat Indonesia dengan bebas tanpa rasa takut serta kebutuhan dasar mereka dapat terpenuhi," tegas anggota legislator dari PDI Perjuangan ini.***