POJOKSATU.id, JAKARTA— Spekulasi liar dan macam-macam berkembang di masyarakat terkait meninggalnya staf atau diplomat Kemlu, Arya Daru Pangayunan.

Kriminolog UI Adrianus Meliala meminta polisi segera mengungkap penyebab kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan.

Penyidik diajari untuk berangkat dari TKP penyebab pasti kematian korban diplomat muda berusia 39 tahun ini.

Merilis penyebab utama kematian penting dilakukan agar masyarakat tidak berspekulasi liar.

Baca Juga: Beredar CCTV Sekuriti Kos Mondar Mandir Tak Pakai Baju di Depan Kamar Arya Daru Pangayunan

"Yang bikin lama kan ada pemeriksaan laboratorik di mana butuh beberapa waktu. Sememtara itu, analisa masyarakat udah macam-macam," kata Guru Besar Kriminologi Universitas Indonesia (UI), Adrianus Meliala, Sabtu, 12 Juli 2025.

Dia pun meminta jika sudah ada hasil penyelidikan, maka penyebab utama kematian korban sudah bisa diumumkan ke publik.

Di saat yang bersamaan, tidak menutup kemungkinan penyidik terus menggali informasi dari orang terdekat Arya Daru.

Bisa saja, pemeriksaan juga dilakukan terhadap pegawai Kemlu lainnya.

Baca Juga: Terjebak di Lantai Empat Rusun Klender, Seorang Nenek Ditemukan Tewas oleh Petugas Damkar

"Penyidik diajari untuk berangkat dari TKP. Penentuan sebab mati dari informasi yang ada di TKP. Kalau memasukkan informasi dari luar, namanya kerja intelijen," jelas Adrianus.

 

CCTV Penjaga Kos Beredar

Sebuah CCTV beredar di medsos memperlihatkan sekuriti kos di Menteng Jakarta Pusat, berjalan mondar-mandir 2 kali sebelum Arya Daru Pangayunan ditemukan meninggal.

Dari potongan CCTV terlihat penjaga kos berjalan di depan kamar Staf Kemlu Arya Daru sekitar pukul 0.27 WIB, Selasa (8/7). Lalu kali kedua sekuriti berjalan di depan kamar sekitar pukul 05.20 WIB.

Baca Juga: Ada Perubahan Batas Usia Penerima TPG Guru? Kepala BKN Sudah Buka Suara!

Pagi harinya sekitar pukul 08.00 WIB, staf Kemlu ini ditemukan tewas di dalam kamar kosnya oleh petugas keamanan bersama beberapa saksi lain.

Dari rekaman CCTV terlihat penjaga kos ini mondar-mandir tak pakai baju dan hanya mengenakan kain sarung saat mondar-mandir di depan kamar Arya Daru.

Sementara pada pukul 05.20 WIB, penjaga kos memakai baju dan celana pendek sambil memegang sapu.

Dia sempat menengok ke dalam kamar kos milik Arya Daru dari jendela luar.***