POJOKSATU.id, JAKARTA-- Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto merubah keputusannya memutasi Letjen TNI Kunto Arief Wibowo dari posisi Pangkogabwilhan I menjadi Staf Khusus KSAD.

Anak keenam mantan Panglima ABRI Jenderal (Purn) Try Sutrisno ini tetap di posisinya sebagai Pangkogabwilhan I yang meliputi wilayah Sumatera dan beberapa wilayah Jawa dan Kalimantan ini.

Perubahan keputusan ini diketahui wartawan pada Jumat (2/5/2025). Belum jelas apa penyebab Panglima TNI merubah keputusannya secara tiba-tiba atau mendadak ini.

Diketahui, Pangkogabwilhan I (Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I) meliputi Sumatera, Jakarta, Banten, Jabar, Kalbar, dan Kalteng, baik di darat, udara dan laut.

Baca Juga: Anak Try Sutrisno Sedang Disiapkan Presiden Prabowo Menuju Kursi KSAD, Jadi Bukan Terbuang

Perubahan berdasarkan Keputusan Perubahan I Panglima TNI Nomor Kep/554.a/IV/2025 tentang Pemberhentian Dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia. Surat terbit Rabu, 30 April 2025.

Dalam surat tersebut dinyatakan perubahan keputusan atas nama-nama yang tertulis dalam nomor urut 4 sampai dengan 10 dalam lampiran Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554/IV/2025 yang terbit sehari sebelumnya, salah satunya atas nama Letjen TNI Kunto Arief Wibowo.

"MEMUTUSKAN : 1. Menetapkan: Perubahan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554/IV/2025 tentang Pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia atas nama Letjen TNI Teguh Muji Angkasa, SE., MM. NRP 32635, Dosen Tetap Unhan dkk 236 orang pada lampiran nomor urut 4 sampai dengan 10," demikian bunyi Perubahan I Keputusan Panglima TNI ini.

Baca Juga: Profil Kunto Arief Wibowo Putra Try Sutrisno Mantan Wakil Presiden Era Soeharto, Perjalanan dari Pangkogabwilhan ke Stafsus KSAD

Dalam keputusan Panglima sebelumnya tertulis nomor urut 4 dalam lampiran keputusan bahwa Letjen TNI Kunto Arief Wibowo jabatan lama Pangkogabwilhan I dan jabatan baru sebagai Staf Khusus KSAD.

Ia digantikan Laksda Hersan yang bergeser posisi dari Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada) III.

Namun dalam Keputusan perubahan nomor urut 4 tertulis Mayjen TNI Yusman Madayun jabatan lama Pa Sahli Tk. III Bid. Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI dan jabatan baru sebagai Pati Mabes TNI dalam rangka pensiun.

Dengan demikian Kunto Arief tetap menjabat Pangkogabwilhan I dan tidak jadi diganti Laksda Hersan yang merupakan mantan ajudan dan Sesmilpres Joko Widodo atau Jokowi ini.

Baca Juga: Eks Jubir Gus Dur Sebut Penghinaan Jenderal Try Sutrisno Hanya Pengalihan Isu dari Pencopotan Gibran

Letjen Kunto Arief Wibowo merupakan putra dari mantan Panglima ABRI dan sekaligus mantan Wapres RI Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno.

Anak Jenderal Try Sutrisno

Letjen Kunto disebut memiliki segudang prestasi yang sangat baik di TNI AD sejak lulus AKABRI 1992, terutama sewaktu menjadi Pangdam Siliwangi pada tahun 2022-2023.

Dari pernikahan Try Sutrisno dengan Tuti Sutiawati, Jenderal (Purn) Try Sutrisno memiliki tujuh orang anak yaitu Nora Tristyana, Taufik Dwi Cahyono, Firman Santyabudi, Nori Chandrawati, Isfan Fajar Satrio, Kunto Arief Wibowo, dan Natalia Indrasari.

Dari tujuh anaknya ini, hanya dua yang mengikuti jejaknya di TNI Polri dan sudah mencapai pangkat Jenderal.

Pertama, Irjen (Purn) Firman Shantyabudi adalah seorang purnawirawan Polri yang jabatan terakhirnya adalah Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri tahun 2021 lalu.

Firman, lulusan Akpol 1988 berpengalaman dalam bidang Lalu Lintas. Ia merupakan putra ke-3 dari mantan Wakil Presiden, Try Sutrisno dan Tuti Sutiawati.

Kedua, Letjen Kunto Arief Wibowo. Kunto lahir 15 Maret 1971 adalah seorang perwira tinggi TNI-AD yang sejak 7 Januari 2025 menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan) I.

Letjen Kunto Arief lulus dari Akmil pada tahun 1992 dari kecabangan infanteri. Ia anak keenam dari Try Sutrisno. Kunto saat ini masih aktif di TNI AD.***