POJOKSATU.ID- Direktur Seword Media Utama Alifurrahman Asyari kembali berkicau di akun Youtube @SEWORD TV.

Kicauannya masih menyinggung perihal seorang menteri menampar dan mencekik wakil menteri (wamen) di ruang rapat kabinet.

Kali ini, Alifurrahman Asyari menyamakana isu penamparan yang dilakukan oleh Menteri Pertahanan itu layaknya seperti Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau KDRT.

Baca Juga: Prediksi Liga Champions MD 1 Grup B: Arsenal vs PSV, Sevilla vs Lens

"Isu penamparan itu ketika saya contohkan ini seperti KDRT karena bagi saya itu persis sekali," kata Alifurrahman dikutip di akun Youtube @SEWORD TV, Rabu 20 September 2023.

Menurut Alifurrahman Asyari, yang namanya KDRT itu adalah aib besar dalam rumah tangga.

Karena itu, ia menilai wajar saja jika kasus penamparan seorang wakil menteri tidak mengaku kejadian yang menimpanya itu di publis ke publik.

Baca Juga: Warung Makan Betawi Ayah Ting Ting Dituding Tiru Binis Mandra, Abdul Rozak : Semua Dibilang Plagiat

"Karena yang namamua kekersan dalam rumah tangga itu kan jadi aib. Seharusnya itu tidak keluar," ujarnya.

Namun saat dirinya membaca pemberitaan banyaknya yang menyimpulkan wakil menteri yang ditampar itu adalah Wamentan, Alifurrahman Asyari sendiri hanya tertawa terbahak-bahak.

"Yang nyebut Wamentan siap. Informam saya hanya wakil menteri. Wakil kementerian apa. Itu tidak boleh dibuka," ujarnya.

Baca Juga: Jambul Merah Protes Video Bupati Karawang Dijadikan Iklan Promosi Perumahan Podomoro

Selain itu Alifurrahman juga menegaskan, bahwa sosok capres yang tempramental dan suka marah-marah. Sejatinya sangatlah tidak pantas diberikan kesempatan untuk menjadi presiden

Alifurrahman mencontohkan bahwa capres yang suka marah-marah itu, sudah bisa dibuktikan dengan mata sendiri.

"Karena ini soal Indonesia, soal negara kita yang kemudian capres tertentu yang punya sifat, kondisi, kejiwaan yang tidak terkontrol, yang tempramental yang suka marah marah, yang suka gebrak meja," ujarnya.

Baca Juga: KAI Daop 3 Cirebon Sosialisasi Serempak di 14 Perlintasan Sebidang

"Itu pernah kita lihat secara terbuka. Ini menjadi sebuah warung bagi kita kalau ada orang seprti itu kita membarikan kesempatan untuk meminpin negeri ini. Bagi saya ini sangat-sangat membahayakan," tandasnya lagi.

Sebelumnya, Prabowo Subianto juga sudah mengklarifikasi atas fitnah yang dituduhkan terhadap dirinya itu.

Dikuatkan lagi oleh Presiden Jokowi menegaskan bahwa kabar Prabowo Subianto menampar dan mencekik Wamentan itu adalah kabar tidak benar.

"Saya tahu. Tidak ada peristiwa seperti itu," kata Jokowi, Selasa 19 September 2023. ***