POJOKSATU.id - Bukan netizen Indonesia jika tidak bisa dengan cepat menemukan akun Instagram Praka Riswandi Manik.
Praka Riswandi Manik adalah oknum Paspampres culik warga Aceh dan menyiksanya sampai tewas.
Korban diketahui bernama Imam Masykur (25), yang merantau dan membuka kios di kawasan Ciputat, Tangsel.
Baca Juga: Reimagining Beauty: Tren Make Up 2023-2024 Menerobos Batasan Eksperimen dan Keberagaman!
Usai tewas, jenazah Imam Masykur kemudian dibuang ke sungai di Karawang.
Jenazah korban akhirnya ditemukan beberapa hari kemudian dalam kondisi yang sudah membusuk.
Berdasarkan pantauan pojoksatu.id, netizen pun lansung membombardir akun Instagram tersebut.
Baca Juga: Cerita Soeharto yang Copot Komandan Paspampres Karena Dihadang Demonstran Saat di Jerman
Sampai dengan Senin 28 Agustus 2023 pukul 21.00 WIB, netizen tidak henti-hentinya memenuhi kolom komentar dengan hujatan.
Berikut ini beberapa komentar dan hujatan yang ada dalam kolom komentar akun Instagram Praka Riswandi Manik.
yyyyyyyy_1***: Heiii...jgn berani culik dan bunuh org..yuk singgle ma aq njing
Baca Juga: Mengulik Sejarah Terbentuknya Paspampres, Bermula Dengan Evakuasi Soekarno-Hatta ke Yogyakarta
corpbe***: Mampus kau hilang seragam loe bisa apa skarang tunggu aja balesan nya
losno***: SPIL AKUN BOJO NE
sya.syari***: Memalukan!!!!! Kurang ajarrr!!! Anak mu akan menanggung dosa mu gblok
besrs***: Nanti anak2 mu yg bakal d bunuh org juga
Baca Juga: “BSL Steam Machine” Sajikan Pengalaman Baru di Keuken Sunday Funday 2023
maina_s***: Hatimu terbuat dari apa? Pak @jokowi tolong di usut seadil-adilnya pak
alfirdausmust***: Wajib hukum mati. Atau hukum rimba yg jalan
danang_kawant***: Dia punya anak laki-laki juga, andaikan anaknya suatu saat digitukan juga apa dia rela ya?
Baca Juga: Sukses Gelar Meet & Green EXO di Jakarta, Felicya Angelista : Kalian Super Baik dan Ramah
bukanharimin***: Apa yang bisa diharapkan dari mereka yang baru tamat SMA, langsung dikasih senjata
wi***: Entah dengan alasan apapun..cara membunuhmu menunjukkan bahwa kamu bajingan
Istri Seorang Bidan
Praka Riswandi Manik diketahui berdinas di kesatuan Batalyon Pengawal Protokoler Kenegaraan (Yonwalprotneg) Paspampres.
Berdasarkan penelusuran, Riswandi Manik ternyata masih satu kampung halaman dengan Imam Masykur, yakni dari Aceh.
Baca Juga: Pendaftaran CPNS 2023 akan Dibuka! Berikut Jadwal dan Sebaran Formasinya
Riswandi dilahirkan di Aceh pada 3 Juni 1994 silam dan beragama Islam.
Saat ini, pria berbadan gempal itu berdinas di Ta Walis 3/3/11 Ki C Walis Batalyon Pengawal Protokoler Kenegaraan (Yonwalproteg) Paspampres.
Dengan NRP 31130773030694, Praka Riswandi Manik berasal dari Korps Polisi Militer.
Baca Juga: Darurat Sampah, Pemkot Bandung Jajaki Berbagai Alternatif TPA Darurat
Berdasarkan penelusuran Pojoksatu.id, oknum Paspampres ini juga pernah cukup aktif di media sosial Instagram.
Akan tetapi akun Instagram itu sudah sangat lama tidak pernah lagi aktif atau membuat unggahan baru.
Kali terakhir unggahan yang dibuat yakni sekitar 31 Oktober 2018 silam.
Baca Juga: Raih Pemain Terbaik Piala AFF U23 2023, Arkhan Fikri Pulang Kampung ke Sumut Hanya Disambut Keluarga
Di akun Instagram tersebut, Riswandi Manik ternyata memiliki istri seorang bidan berinisial EKR.
Hampir seluruh kegiatan dan kesehariannya diunggah di akun Instagram Praka Riswandi Manik.
Tidak hanya itu, Riswandi Manik juga hobi mengunggah meme berisi quote.
Akan tetapi, semua quote yang diunggah Riswandi Manik itu 180 derajat berkebalikan dengan tindakan dan perilakunya yang menculik dan menyiksa Imam Masykur.
Apalagi tindakan itu dilakukan untuk memeras dengan tujuan mendapatkan uang tebusan sampai puluhan juta rupiah.
Salah satu quote yang diunggah berbunyi:
"Saya hanyalah orang sederhana tidak punya sesuatu yang bisa saya banggakan seperti kalian, tapi setidaknya saya tau cara menghargai."
Baca Juga: Pertama di Indonesia, Microlibrary Alun-alun Bandung Usung Literasi Antikorupsi
Atau ada juga quote yang menggambarkan sosok dirinya.
"Aku ga pernah bosan jadi orang baik tapi jangan pernah sekali kali berbuat jahat kepadaku. Karena ketika aku membalas, ga akan tersisa sedikitpun sisi baikku."
Pengakuan Praka Riswandi Manik
Motif Praka Riswandi Manik oknum Paspampres culik dan siksa warga Aceh Imam Masykur (25) disebut karena korban menjual obat ilegal.
Karena itu, Praka Riswandi Manik dan 4 rekannya menculik korban lantas melakukan penganiayaan.
Baca Juga: H-4 Pendaftaran Magang KPK 2023 Ditutup, Begini Cara Daftarnya!
Akibat penyiksaan yang dilakukan Praka Riswandi Manik oknum Paspampres, Imam Masykur meninggal dunia dalam keadaan mengenaskan.
Komandan Polisi Militer Kodam Jaya (Danpomdam Jaya) Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar menyebut, penculikan dan penyiksaan itu dilakukan pada Sabtu 12 Agustus 2023.
Disebutkan bahwa penculikan dan penyiksaan itu dilakukan dengan latar belakang pemerasan dan meminta uang tebusan.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Sebut, Gen Z Berkontribusi Jadikan Ekonomi Indonesia Terbesar ke-4 Dunia Tahun 2050
Irsyad menyatakan, pelaku mengklaim bahwa Imam Masykur selama ini menjual obat-obatan ilegal di kiosnya di Ciputat.
Karena itu, para pelaku yakin korban atau keluarganya tidak akan berani melapor ke polisi.
"Karena mereka yakin jika korban Imam Masykur ini kan pedagang obat ilegal. Jadi kalau misalnya dilakukan penculikan, dilakukan pemerasan, itu mereka enggak mau lapor polisi," kata Irsyad kepada wartawan, Senin 28 Agustus 2023.
Dalam penculikan dan penyekapan itu, korban kemudian disiksa oleh para pelaku.
Penyiksaan dilakukan lantaran keluarga korban tidak mau membayar uang tebusan sebesar Rp50 juta yang diminta.
“Mereka minta Rp50 juta tadi enggak dipenuhi, kan akhirnya disiksa terus. Pada saat disiksa mungkin penyiksaan itu berat akhirnya meninggal,” kata Irsyad.***




