POJOKSATU.id, SUMUT - Akan maju kembali pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang, Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi mengungkap kriteria pendamping dirinya.

Dari keterangannya, mantan Pangkostrad tersebut tidak menyebutkan sosok Musa Rajekshah, yang merupakan Wakil Gubernur Sumut periode saat ini.

"Bagaimana saya untuk kedepan, saya ini cari (pendamping maju Pilgub Sumut 2024), yang baik-baik lah," kata Gubernur Edy kepada wartawan di Aula Tengku Rizal Nurdin, di Jalan Jendral Sudirman, Kota Medan, Senin, (5/6/2023).

BACA JUGA: Dikabarkan Tak Harmonis Bersama Wagub Musa Rajekshah, Ini Jawaban Gubernur Edy Rahmayadi

Meski tidak menyebutkan nama Ijeck sapaan Wagub Sumut. Namun, Gubernur Edy memastikan sosok pendampingannya tidak terlalu tinggi secara poster tubuh dari dirinya. Sedangkan, poster tubuh Ijeck lebih tinggi dari mantan Ketua Umum PSSI itu.

"Ini harus ditata juga, kalau tinggi ketinggian, saya kependekan. Pas foto, nanti dicari tingginya sama-sama," ucap Gubernur Edy.

Disinggung sudah ada sosok, yang pantas mendampinginya di Pilgub Sumut 2024. Gubernur Edy mengatakan masih mencari tukang ukur yang pas, untuk mengukur tinggi bandan.

"Nanti kita cari tukang ukurnya," ucap mantan Pangdam I Bukit Barisan itu, sembari tersenyum.

Namun, sebelumnya Gubernur Edy meminta maaf kepada masyarakat Sumut, menyatakan dirinya kembali maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumut 2024. Alasan meminta maaf, lebih arah etika seorang pemimpin.

"Itu dia, saya minta maaf untuk masyarakat Sumut. Tulis besar-besar ya, seharusnya secara etika, saya boleh menyatakan itu. Karena batas saya menjadi Gubernur Sumut itu, sampai tanggal 5 September 2023," ucap Gubernur Edy kepada di rumah dinas Gubernur Sumut, di Kota Medan, Rabu 31 Mei 2023.

BACA JUGA: Edy Rahmayadi Akan Maju Kembali di Pilgub Sumut 2024

Gubernur Edy menilai ucapannya dirinya akan maju Pilgub Sumut 2024 itu. Seharusnya, disampaikan usai menjabat sebagai Gubernur Sumut, setidaknya pada 6 September 2023. Bukan saat ini, saat menjabat orang nomor satu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

"Tanggal 6 September itu, hak progratif saya," tutur Gubernur Edy.

Gurbernur Edy mengungkapkan bahwa dirinya melemparkan statement maju di Pilgub Sumut, lantaran terpicu dengan emosional semata. Namun, ia tidak menjelaskan secara detail apa penyebab membuat dirinya emosional.

"Jadi (statement maju di Pilgub Sumut 2024) itu, kemaren itu saya minta maaf, emosional saya. Sehingga saya menyatakan itu. Itu etikanya tak baik, sayakan Gubernur, tidak bisa dilepaskan antara Edy dan Gubernurnya," jelas Gubernur Edy.

Dengan itu, Gubernur Edy mengatakan akan fokus menjalankan tugas sebagai Gubernur Sumut, untuk beberapa bulan kedelapan hingga berakhir masa jabatannya.

"Jadi saya minta maaf, jadi karena ini sudah terbuka (terlanjur) itu, janji politik saya. Tapi, secara riil saya belum berbuat (untuk maju di Pilgub Sumut 2024)," tutur Gubernur Edy. (TIK/pojoksatu)

BACA JUGA: Ijeck Siap Lawan Edy Rahmayadi Pada Pilgub Sumut 2024 Mendatang