POJOKSATU.id - Akso Diana adalah sosok yang memadukan peran sebagai ASN di Kementerian Pertanian dengan semangat kewirausahaan di bidang peternakan, khususnya dalam pengelolaan ternak lebah dan produk turunannya.

Menjadi mahasiswa Magister Sains Agribisnis di IPB University, Akso Diana juga merintis bisnisnya, CV. Aqso Honey Bee, yang berfokus pada produk madu berkualitas tinggi.

CV. Aqso Honey Bee bukan sekadar bisnis, melainkan juga sebuah upaya untuk memberdayakan agen dan reseller di berbagai kota serta petani di tingkat hulu.

Produk-produk madu dari CV. Aqso Honey Bee seperti Madu Chubby, Madu Murni Trigona Premium, dan lainnya, tidak hanya dikenal karena kualitasnya yang baik, tetapi juga karena manfaat kesehatannya yang telah terbukti.

Baca Juga: Kementan Sukses Dorong Penumbuhan Petani Muda di Jawa Barat

Dalam ranah sosial dan organisasi, Akso Diana aktif sebagai Ketua Asosiasi Perlebahan Indonesia di wilayah DKI Jakarta dan Sekretaris Jenderal Himpunan Apiterapi Indonesia.

Keaktifannya tidak berhenti di situ; dia juga terlibat dalam kegiatan pemberdayaan ekonomi di pondok pesantren, kelompok wanita tani, kelompok tani, dan masyarakat melalui budidaya perlebahan di berbagai daerah di Indonesia.

Dengan latar belakang sebagai auditor, guru, dan trainer, Diana telah mengakumulasi pengalamannya dalam bidang pengawasan, pendidikan, dan pembinaan karakter.

Di pekerjaanya saat ini, ia terlibat dalam pengawasan intern terhadap program Kementerian Pertanian sebagai ASN, ia juga pernah menjadi pengajar yang berpengalaman di berbagai instansi seperti Sekolah Islam Terpadu Aliya dan PT. Abco Motivatindo.

Baca Juga: Syekh Ali Akbar Marbun Sambut Kunjungan Silaturahmi Nikson Nababan

Pendidikan yang ditempuhnya di IPB University memberikan landasan akademis yang kuat untuk karirnya, serta posisi sebagai ketua di Asosiasi Perlebahan Indonesia Daerah (APIDA) DKI Jakarta dan partisipasinya dalam berbagai materi seperti pelatihan keterampilan pemeliharaan lebah bagi petani kota oleh PKM Unas membuktikan komitmennya terhadap pengembangan sektor perlebahan di Indonesia.

Akso Diana juga berperan dalam menginspirasi generasi muda sebagai narasumber dan pengajar praktisi di berbagai kampus dan pondok pesantren di sekitar Jabodetabek.

Melalui berbagai kegiatan, termasuk Gerakan Sosial "Santripreneur Educamp" dari FEB UI, ia berusaha untuk membentuk jiwa kewirausahaan dan meningkatkan pemahaman akan pentingnya budidaya lebah dalam konteks ekonomi dan edukasi.

Akso Diana adalah contoh seseorang yang berprestasi dalam karirnya sebagai ASN, dan juga mampu membawa motivasi positif melalui kewirausahaan dan kegiatan sosialnya.

Dedikasinya terhadap pengembangan sektor perlebahan serta perannya dalam memberdayakan masyarakat menjadi inspirasi bagi banyak orang di Indonesia.***