POJOKSATU.ID - Nama Sugiyanto, nelayan asal Indramayu, Jawa Barat, mendadak menjadi perbincangan luas hingga menembus perhatian internasional.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai pekerja migran Indonesia di perairan Korea Selatan itu menunjukkan aksi kemanusiaan luar biasa yang mengubah hidupnya secara drastis.

Sebelumnya, Sugiyanto menjalani kehidupan sederhana jauh dari sorotan publik.

Baca Juga: Gaji PNS Januari 2026 Dipastikan Cair, Pemerintah Jelaskan Skema Pencairannya Bertahap, Simak Penjelasan Resminya

Namun keberaniannya menyelamatkan nyawa orang lain di tengah bencana kebakaran hutan besar di Korea Selatan membuat namanya harum dan dikenang sebagai pahlawan.

Peristiwa heroik itu terjadi pada Maret 2025, saat kebakaran hutan hebat melanda wilayah Yeongdeok, Provinsi Gyeongsang Utara.

Kobaran api dengan cepat menjalar dan memicu kepanikan warga sekitar.

Baca Juga: Breaking News! Guru Lulus PPG 2025 Resmi Terima TPG 2026, TPG THR 100 Persen Mulai Cair

Di tengah situasi genting tersebut, Sugiyanto mengetahui masih ada tujuh orang lanjut usia yang terjebak di dalam sebuah rumah.

Tanpa berpikir panjang dan mengabaikan keselamatan dirinya sendiri, Sugiyanto segera masuk ke rumah yang terancam api.

Ia membangunkan para lansia satu per satu. Bagi mereka yang sudah tidak mampu berjalan, Sugiyanto menggendongnya keluar, sementara yang masih bisa bergerak dituntunnya menuju tempat aman.

Baca Juga: Awal Tahun 2026, Kapan Gaji PNS Cair? Ini Penjelasan Resminya

Dalam kondisi asap tebal dan ancaman api yang semakin mendekat, Sugiyanto berhasil mengevakuasi seluruh lansia tersebut.

Ketujuh orang itu selamat tanpa korban jiwa, sebuah aksi yang kemudian dipuji sebagai tindakan heroik dan penuh pengorbanan.

Aksi kemanusiaan Sugiyanto tak luput dari perhatian pemerintah Korea Selatan.

Baca Juga: Mendagri Ungkap Prabowo Minta Sekolah Kedinasan Terjun ke Lokasi Bencana, 1.138 Praja IPDN Dikirim ke Aceh

Atas keberanian dan ketulusannya, Sugiyanto menerima penghargaan langsung dari Presiden Korea Selatan, Lee Jae-myung.

Penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan tertinggi negara atas kontribusi luar biasa di bidang kemanusiaan.

Tak hanya itu, pemerintah Korea Selatan juga dikabarkan tengah mempertimbangkan pemberian visa tinggal jangka panjang kategori F-2 kepada Sugiyanto sebagai bentuk apresiasi lanjutan.

Baca Juga: Cek Info GTK NRG Sudah Muncul tapi MERAH? Apa PENYEBAB dan SOLUSINYA? Ini 5 Langkah Selanjutnya WAJIB Dilakukan Lulusan PPG 2025 agar TPG BISA CAIR

Visa tersebut memungkinkan penerimanya tinggal dan bekerja lebih stabil di Korea Selatan.

Dalam acara penganugerahan tersebut, Sugiyanto berdiri sejajar dengan sejumlah tokoh nasional Korea Selatan yang juga menerima penghargaan.

Di antaranya legenda esports dunia Lee Sang-hyeok serta tokoh-tokoh dari bidang olahraga, budaya, pelayanan publik, dan aksi sosial kemanusiaan.

Baca Juga: Dedikasi Puluhan Tahun, 69 ASN Kemenag Depok Digganjar Satyalancana Karya Satya

Kisah Sugiyanto menjadi bukti bahwa keberanian dan kepedulian tidak mengenal batas negara maupun latar belakang.

Dari seorang nelayan sederhana asal Indramayu, ia menjelma menjadi simbol kemanusiaan yang dihormati di negeri orang.***