POJOKSATU.id - Presiden Prabowo Subianto akhirnya melakukan kunjungan perdana ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, sebuah momen yang langsung menyedot perhatian publik.
Pasalnya, sejak dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2024, Prabowo belum sekalipun menyambangi kawasan yang digadang-gadang sebagai pusat pemerintahan masa depan Indonesia tersebut.
Karena itu, kedatangan Prabowo pada Senin sore, 12 Januari 2026, menjadi sorotan luas dan dianggap sebagai langkah penting dalam perjalanan pembangunan IKN.
Prabowo tiba menggunakan helikopter kepresidenan dan mendarat tepat di helipad utama IKN.
Pendaratan ini terlihat cukup simbolis langsung di jantung kawasan inti pemerintahan, persis di depan kompleks Istana Negara yang masih terus dibangun.
Begitu turun dari helikopter, Prabowo disambut hangat oleh jajaran pejabat yang telah menunggu sejak sore.
Hadir Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, sejumlah menteri kabinet yang kerap mendampingi Prabowo dalam kunjungan kerjanya, serta beberapa pejabat teknis yang terlibat langsung dalam proyek pembangunan.
Kunjungan tersebut bukan semata bentuk seremoni, melainkan sinyal kuat bahwa pemerintahannya menaruh perhatian besar terhadap keberlanjutan pembangunan IKN.
Sejak awal menjabat, Prabowo memang berkali-kali menegaskan komitmennya terhadap proyek yang disebut sebagai salah satu pembangunan infrastruktur terbesar sepanjang sejarah Indonesia.
Baca Juga: Guru Milenial dan Gen Z Jadi Penggerak Utama Adopsi Teknologi di Sekolah
Karena itu, kehadirannya secara langsung di lokasi membawa pesan politis sekaligus administratif.
Bahwa pembangunan harus terus berjalan, dan pemerintah pusat akan turun tangan memastikan semuanya bergerak sesuai rencana.
Menariknya, sebelum menginjakkan kaki di IKN, Prabowo telah menjalani agenda padat di hari yang sama.
Ia meresmikan sekolah rakyat di Kalimantan Selatan serta peresmian fasilitas kilang minyak sebagai bagian dari pengembangan sektor energi.
Tak heran jika publik kini menantikan langkah-langkah Prabowo berikutnya.
Setiap agenda yang ia jalankan selalu memicu diskusi baru, baik dari sisi kebijakan maupun gaya komunikasi politiknya yang blak-blakan.
Kunjungan ke IKN ini pun dianggap sebagai salah satu titik awal dari banyak gebrakan lain yang mungkin akan dilakukan pemerintahannya dalam waktu dekat***




