POJOKSATU.id - Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) Bekasi Selatan, berinisial ED, akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas viralnya proposal kegiatan ormas dalam perayaan tahun baru 2025.
Rencana kegiatan yang diakui dibuat oleh pihaknya tersebut mencantumkan kebutuhan anggaran hingga Rp 44 juta untuk perayaan malam pergantian tahun.
"Saya Ketua PAC PP Bekasi Selatan memohon minta maaf kepada masyarakat jika penyebaran proposal ini mengganggu ketenangan masyarakat Bekasi Selatan," kata ED dalam sebuah rekaman video yang diterima pada Minggu (29/12/2024).
ED juga memastikan bahwa proposal tersebut sudah tidak lagi diedarkan di lingkungan masyarakat.
Baca Juga: Ketum Ormas Islam Ini Ajak Umat Harus Selalu Siap Bela Negara
"Saya Ketua PAC PP Bekasi Selatan ingin mengklarifikasi terkait proposal yang sudah beredar dan memang sudah kita setop," ujarnya lebih lanjut.
Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) PP Kota Bekasi, Ariyes Budiman, turut memberikan tanggapan terkait masalah ini.
Ia menegaskan bahwa organisasinya secara tegas melarang penyebaran proposal tanpa kejelasan tujuan.
"Majelis Pimpinan Nasional (MPN), Majelis Pimpinan Wilayah (MPW), dan Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila telah memberikan instruksi bahwa tidak boleh menyebarkan proposal Tahun Baru, THR, atau proposal yang tidak jelas peruntukannya," tegas Ariyes.
Ariyes juga mengungkapkan bahwa ED, selaku Ketua PAC PP Bekasi Selatan, telah dikenai sanksi administratif atas tindakannya tersebut.
Sebelumnya, sebuah foto viral di media sosial menunjukkan surat rencana anggaran yang dikeluarkan oleh PAC PP Bekasi Selatan.
Foto itu diunggah oleh akun Instagram @folkkonoha, yang memperlihatkan bahwa proposal tersebut mencantumkan kebutuhan dana sebesar Rp 44 juta untuk berbagai keperluan acara.
Rincian anggaran itu meliputi pembuatan proposal, amplop, atribut kegiatan, sewa tenda, dekorasi, logistik, hingga hiburan berupa tarian anak dan live dangdut yang dinilai warganet tidak masuk akal.
Baca Juga: Aksi Damai 234 SC Karawang Dihadang Aparat dan Ormas Lain
"Rencana kegiatan malam tahun 2024/2025," demikian tulisan yang terlihat pada foto proposal tersebut, seperti diunggah akun Instagram @folkkonoha pada Jumat (27/12/2024).
Kapolsek Bekasi Selatan, Komisaris Untung Riswaji, turut memberikan respons masalah tersebut.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak menanggapi permintaan dana dari pihak Ormas terkait proposal tersebut.
Selain itu, ia meminta masyarakat melapor ke pihak kepolisian jika menjadi korban pungutan liar.
"Ya, kalau memang itu (ada), abaikan dan laporkan kepada pihak kepolisian," ujar Untung, Jumat (27/12/2024). ***




