POJOKSATU.ID, ASAHAN - Jelang berakhirnya Ramadan 1444 Hijriah/2023, Bupati Asahan bersama unsur Forkompimda Asahan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke pasar tradisional untuk memantau harga kebutuhan pokok.

Diwakili oleh Asisten Ekonomi Pembangunan Ir. Oktoni Erianto, Sidak tersebut dilakukan di Pasar Kartini, Pasar Diponegoro, Gudang Bulog, Kilang Padi Petani dan Kilang Padi Kisaran.

BACA JUGA: Kadis Koperasi UKM Perindag Sidak Makanan dan Minuman Expired di Supermarket Medan

Dari hasil sidak, diketahui ketersediaan sembilan bahan pokok mencukupi dan harga relatif stabil, meskipun ada beberapa kebutuhan pokok yang naik tapi masih signifikan.

“Sidak di pasar tradisional bertujuan untuk memantau stabilitas pasokan dan harga pangan serta mengetahui langsung ketersediaan barang kebutuhan pokok maupun harga di tingkat pedagang," demikian keterangan Bupati yang diwakili oleh Asisten Ekbang Oktoni Erianto, Selasa, (11/04/2023).

Harga bahan pokok yang cukup stabil diantaranya beras, telur, minyak curah, daging ayam dan daging sapi. Begitu juga dengan harga sayuran relatif stabil dari harga sebelumnya.

“Informasi dari pedagang, harga beras masih stabil juga telur, daging ayam dan daging sapi. Harapan kami, harga tetap stabil hingga menjelang Idul Fitri nanti,” ungkapnya.

Lebih lanjut Oktoni mengatakan, harga bahan pokok di pasaran tergantung permintaan dari masyarakat karena sesuai hukum pasar jika permintaan banyak dan barang sedikit maka harga akan naik.

“Kami menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan aksi borong, karena apabila permintaan banyak dan barang kosong maka harganya akan naik dan susah mendapatkan barang,” ungkap mantan Kadis Pertanian Tersebut. (*/TIK/pojoksatu)

BACA JUGA: Kapolres Roman Smaradhana Elhaj Berikan Penghargaan Pada 3 Personel Polres Asahan Berprestasi