POJOKSATU.id -Menteri Perindustrian menyebut penutupan pabrik PT Sepatu Bata Tbk bagian dari restrukturisasi bisnis, demi kesehatan dan efisiensi perusahaan.

Kartasasmita menekankan bahwa perusahaan sedang berupaya mengubah strategi bisnisnya untuk meningkatkan efisiensi.

Dia juga mencatat bahwa perusahaan telah menjual beberapa aset sebagai bagian dari langkah-langkah untuk memperbaiki kondisi keuangan.

Baca Juga: Tol IKN yang Menghubungkan ke Balikpapan Bakal Beroperasi 17 Agustus, Begini Mekanismenya

Pabrik sepatu PT Sepatu Bata Tbk di Purwakarta, yang beroperasi sejak tahun 1994, resmi ditutup pada 30 April 2024.

Pengumuman penutupan tersebut telah disampaikan melalui pengumuman resmi di Bursa Efek Indonesia pada 2 Mei 2024.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan BATA, Hatta Tutuko, menjelaskan alasan di balik penutupan pabrik tersebut.

Salah satu alasan utama adalah turunnya permintaan terhadap produk yang diproduksi di pabrik tersebut.

Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Layanan, DAM Gelar Kontes Layanan Honda Regional Jawa Barat 2024

Sementara kapasitas produksinya jauh melebihi kebutuhan yang dapat dipenuhi oleh pemasok lokal.

Hatta menegaskan bahwa PT Sepatu Bata Tbk telah berusaha keras selama empat tahun terakhir untuk mengatasi tantangan ekonomi.

Terutama selama pandemi dan perubahan perilaku konsumen yang cepat.

Lebih dari 200 karyawan di Purwakarta kehilangan pekerjaan setelah pabrik sepatu Bata ditutup.***