POJOKSATU.id, JAKARTA-- Airlangga Hartarto melakukan keputusan yang tak saling berkaitan usai menyatakan mundur dari Ketua Umum Partai Golkar.
Airlangga malah meninggalkan rumah dinas menteri di Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Minggu (11/8/2024) pukul 13.17 WIB.
Padahal jabatannya sebagai Menko Perekonomian di era Jokowi-Maruf Amin atas putusan Presiden Jokowi yang menunjuknya sebagai pembantu, tak ada kaitan dengan Golkar.
Airlangga Hartarto keluar dari rumah dinasnya menggunakan mobil hitam berpelat B-1220-ZZH.
Beberapa orang di dalam terlihat mencium tangan Airlangga sebelum dirinya pergi dari kediaman komplek menteri dan pejabat negara itu.
Baca Juga: Mengapa Airlangga Hartarto Mundur, Ini Alasannya Menurut Waketum Ahmad Doli Kurnia Tanjung
Airlangga tidak mengeluarkan sepatah kata pun saat ditanya wartawan terkait kabar dirinya mundur. Airlangga tidak berkomentar sedikitpun dan memilih diam. Wajahnya tampak tak bersemangat.
Hadir di lokasi Wakil Ketua Umum DPP Golkar Erwin Aksa, Wakil Ketua Umum Ahmad Doli Kurnia Tanjung, hingga politikus Golkar Maman Abdurrahman.
Golkar sebelumnya sempat diterpa isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) sebelum muncul kabar Airlangga mundur dari Ketum. Airlangga juga diterpa isu mengenai minyak goreng.
Beberapa senior Golkar juga meminta kader menaati jadwal Munas Golkar yaitu akhir tahun 2024.
Sementara itu, Ahmad Doli Kurnia Tanjung di Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan, Minggu (11/8/2024) mengatakan, Airlangga perlu lebih berkonsentrasi di akhir Kabinet Jokowi-Maruf saat ini.
Doli menyebut dengan mundurnya Airlangga sekaligus untuk menjaga semua agenda Golkar, termasuk agenda nasional.
“Adapun Pilkada 2024 sebentar lagi akan dilaksanakan sehingga Golkar membutuhkan persiapan yang lebih smooth dan terjaga,” katanya.
"Maka Ketua Umum kami dengan ikhlas, dengan sukarela menyatakan mundur dari Ketua umum Partai Golkar," kata Ahmad Doli Kurnia Tanjung lagi.***




